Yayasan Pilar Purbalingga Bantah Terlibat Festival Gunung Slamet 2016

By: On: Dibaca: 181,658x
Yayasan Pilar Purbalingga Bantah Terlibat Festival Gunung Slamet 2016

yuni_pilar purbalingga

Yayasan Pilar Purbalingga membantah terlibat dalam pegelaran akbar Festival Gunung Slamet (FGS) 2016 di Kabupaten Purbalingga. FGS 2016 rencananya akan digelar di Desa Wisata Serang Kecamatan Karangreja Kamis-Sabtu (13-15 Oktober 2016) mendatang.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Yayasan Pilar Purbalingga Sri Wahyuni saat menghubungi lintas24.com, Jumat malam (23 September 2016). Ditegaskan oleh Sri Wahyuni, Yayasan Pilar Purbalingga beserta pengurus tidak akan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan FGS 2016.

“Hal ini perlu diluruskan, menanggapi berbagai pemberitaan mengenai keterlibatan Yayasan Pilar Purbalingga. Sekali lagi saya tegaskan, itu keliru, kita tidak terlibat sama sekali, dimintai bantuan pun tidak,”ungkap Sri Wahyuni yang juga Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Purbalingga.

Sri Wahyuni menambahkan, kegiatan FGS 2016 dilaksanakan oleh salah satu organisasi penyelenggara acara (event organizer) dari Pemalang. Event organizer itu ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Purbalingga.

“Intinya, bukan Yayasan Pilar Purbalingga yang mendapatkan anggaran untuk melaksanakan FGS 2016,”tegas Sri Wahyuni yang juga Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Purbalingga

Sri Wahyuni yang sudah puluhan tahun aktif sebagai pegiat social menambahkan, misi Yayasan Pilar Purbalingga diantaranya adalah penguatan dan pendampingan komunitas guna mewujudkan kemandirian melalui pendekatan pemberdayaan, pengembangan potensi sumberdaya local melalui pendekatan kemitraan, serta jiwa entrepreneuship melalui sekolah wirausaha mandiri dan penguatan dan pendampingan difabel utamanya pengarusutamaan isu difailitas

“Visi yang kami usung menjadikan Purbalingga bikin bangga bagi seluruh masyarakat Purbalingga,”ungkapnya.

Ia menambahkan, Yayasan Pilar Purbalingga adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat independen, nirlaba dan non partisan. Didirikan pada tanggal 16 Pebruari 2016. Diinisiasi oleh komunitas perduli Purbalingga, yang memiliki pengalaman dalam bidang pemberdayaan, sehingga memiliki kompetensi yang cukup untuk bersinergi bersama dalam membangun kemandirian.

“Yayasan ini sebagai wadah bersama dalam mengembangan kreasi dan ajang berkontribusi membangun serta memajukan Purbalingga, guna menjadikan Purbalingga sebagai sebuah Kabupaten dan komunitas yang Bikin Bangga,”ungkap Sri Wahyuni. (mahendra yudhi krisnha)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!