by

Yayasan Ittihadul Falah Purbalingga Gelorakan Suka Cita Ramadhan. Ada Apa Saja, Yuk Simak Kegiatannya

-Update-dibaca 12.85Rb kali | Dibagikan 192 Kali

Bulan Ramadhan menjadi bulan penuh berkah yang dinanti seluruh umat muslim. Mereka menyambut bulan penuh kemuliaan ini dengan bahagia dan suka cita dari pelosok desa hingga kota.

Baca Juga:  Yayasan Ittihadul Falah Purbalingga Siap Melaksanakan Nasrul Ilmi Melalui Majelis taklim

Memelajari kembali ilmu agama dan ilmu tentang keutamaan Ramadhan sangat diutamakan sebelum berkata dan beramal. Pasalnya, syarat diterimanya amal setelah ikhlas adalah mutaba’ah, yaitu amal tersebut harus benar dan sesuai dengan syari’at dan sunnah.

Baca Juga: Masyarakat Tak Boleh Mudik Lebaran 2021. Ini Penjelasan Presiden Jokowi

Seperti terlihat di Masjid As-Salam RT 03 RW 02 Kelurahan Karangmanyar, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Jamaah Majelis Taklim Al Ittihad terus memperdalam kembali ilmu agama. Mereka menyegarkan kembali pelajaran tentang fiqh ibadah pada bulan Ramadhan.

Baca Juga: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto Luncurkan Program Lentera Ramadan Jendela Rohani Islam

“Misalnya dengan fiqh puasa, shalat tarawih, zakat, sedekah, dan ibadah-ibadah lainnya. Intinya, kami menyambut bulan Ramadhan dengan bergembira. Karena kami yakin, siapa yang bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah SWT akan mengharamkan jasadnya masuk neraka,” ungkap Wakil Ketua Yayasan Ittihadul Falah,  Purnomo

Baca Juga: Polsek Kaligondang Razia Miras. Cegah Gangguan Keamanan Selama Ramadhan

Purnomo menjelaskan, Majelis Taklim ini sudah berjalan sejak lama, ada sekira 160 santri dengan mengandalkan dua pembina.

“Bulan Ramadhan ini, kami meramaikan masjid untuk semua usia. Ada pesantren kilat untuk usia sekolah. Setelah Sholat Taraweh ada kegiatan melancarkan membaca Al Quran. Ada juga pembelajaran membaca Al Quran dari nol.  Maksudnya mengenal huruf-huruf hijaiyah dan memahami tanda baca. Ini untuk semua usia,” ungkapnya

Kemarin juga ada pemberlajaran tata cara mengurus jenazah lanjut Purnomo, dari mulai memandikan sampai menguburkan harus dipahami setiap umat islam. Dalam syariat Islam, ada beberapa tata cara yang harus dipenuhi dalam pengurusan orang yang sudah meninggal.

Baca Juga:  Gunung Merapi Waspada. Pemprov Jateng Pantau Terus Pengungsi

“Kami belajar tata cara memandikan jenazah, mengafani, menyolatkan, hingga menguburkan jenazah. Karena ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan seorang Muslim dalam mengurus jenazah. Hukum mengurus jenazah adalah fardu kifayah bagi umat Islam,” ungkapnya.

Comment

Berita Lainnya