by

Website Diretas, KPU Jember Lapor Polisi

-kriminal, Update-dibaca 7.33Rb kali | Dibagikan 24 Kali

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember resmi melaporkan kasus peretasan website KPU pada Polres Jember, Rabu (7 Oktober 2020). KPU Jember meminta pelaku peretasan ditangkap, juga meminta agar mengembalikan website kembali normal.

“KPU meminta agar pelaku peretasan itu bisa dilacak oleh pihak kepolisian. Karena menurut kami, konten itu anggap tidak patut, akhirnya kami laporkan. Pihaknya memilih melaporkan karena konten website KPU diganti dengan hal yang tidak senonoh, yakni tulisan tak pantas yang ditujukan kepada DPR,” kata Anggota Komisioner KPU Jember Andi Wasis

Ketua Komisioner KPU Jember M Syai’in menambahkan, pihaknya mendatangi Mapolres Jember pukul 01.00 WIB dini hari. Tujuannya untuk melaporkan kasus peretasan website KPU.

“Website kami ada kata-kata umpatan untuk DPR dengan beberapa foto. Didalamnya tertulis hacked by King./Soapres_h7. Makanya, kami melaporkan secara tertulis terkait website kami yang diretas,” tambah dia.

Syai’in berharap agara pihak kepolisian bisa segera mengusut kasus tersebut. Sebab, sampai sekarang, website KPU Jember masih belum bisa dibuka

KPU Jember juga sudah melaporkan peretasan website tersebut pada KPU Provinsi Jawa Timur. Sedangkan untuk laporan ke KPU RI, berada di wilayah KPU Jatim. “Kami belum tahu apa motif peretasan tersebut,” ucap dia.

KBO Reskrim Polres Jember Iptu Solehkan Arif menambahkan KPU sudah melaporkan tidak pidana peretasan itu pada Polres Jember.

“Benar, ketua KPU laporan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari,” ucap dia.

Selanjutnya, Polres Jember masih berkoordinasi dengan tim siber Polda Jatim terkait laporan tersebut.  Sebelumnya diberitakan Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab Selasa (6 Oktober 2020).

 

 

Comment

Berita Lainnya