Wartawan Purbalingga Peringati HPN 2017 – Bupati Tasdi Ikut Kampanye Anti Berita Hoax

By: On: Dibaca: dibaca 60.80Rbx
Wartawan Purbalingga Peringati HPN 2017   – Bupati Tasdi Ikut Kampanye Anti Berita Hoax

l

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Koordinator Kabupaten Purbalingga, Joko Santoso, mengapresiasi kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga sebagai mitra para wartawan.

Jika sebelumnya wartawan berkoordinasi dengan Bagian Humas Setda, kini dengan hilangnya Bagian Humas Setda, maka koordinasi langsung dilakukan dengan Dinas Kominfo.

Hal tersebut diungkapkan Joko Santoso  yang juga Ketua Panitia HPN 2017 Purbalingga, dalam acara Tasyakuran Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 di Pringgitan Pendapa Dipokusumo, Senin (13 Februari 2017).

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Dinas Kominfo, meski merupakan dinas baru namun gerakannya sangat cepat dan sangat membantu kinerja wartawan,” kata Joko yang juga wartawan Harian Umum Wawasan.

Joko menambahkan, seorang wartawan harus menyampaikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya berita hoax yang berkelindan di media sosial.

“Oleh karena itu wartawan juga harus memberikan berita yang benar-benar sesuai dengan kaidah jurnalistik,” katanya.

0

Hal senada diungkapkan Bupati Purbalingga, wartawan dan jajaran Pemkab harus bersinergi terutama dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Jangan sampai ada informasi yang tidak benar alias hoax beredar di masyarakat.

“Harus menjadi tanggung jawab wartawan untuk memberikan pencerahan dengan informasi yang benar. Kami tidak pernah membatasi kerja pers, silakan yang penting proporsional dan profesional dalam menjalankan tugas,”ungkap Bupati Tasdi

Bupati Tasdi menambahkan, pers sebagai pilar demokrasi ikut andil mendukung pembangunan di Purbalingga melalui kegiatan peliputan.  Dalam menjalankan tugas, lanjut Tasdi, pers harus memegang teguh kode etik jurnalistik dan juga rambu-rambu seperti yang tertuang dalam Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Wartawan Purbalingga harus cerdas, dan terus berupaya untuk mengikis berita-berita hoax yang sangat mudah beredar di media sosial,”ungkap Bupatei Tasdi.

Disela-sela kegiatan Kepala Dinas Kominfo Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi mengatakan kepada Tabloid Elemen, kerjasama antar media dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Purbalingga, utamanya dalam menginformasikan kebijakan-kebijakan, sehingga apa yang menjadi program pimpinan dapat diketahui semua lapisan masyarakat.

“Tidak ada kata alergi terhadap wartawan, karena pemerintah dan wartawan adalah mitra yang saling membutuhkan,”ungkapnya.

Tri Gunawan menegaskan, profesi wartawan merupakan profesi terhomat. Pasalnya, wartawan wajib mengawal kebenaran dan keadilan, serta melakukan perlindungan terhadap hak-hak pribadi masyarakat.

“Wartawan harus menjadi penyambung aspirasi masyarakat sehingga dapat bersatu dengan Pemkab Purbalingga untuk menyampaikan pesan sehat dan dinamis sesuai aturan dan kaedah yang berlaku,”ungkapnya

Usai menyerahkan potongan tumpeng kepada Fahmi Iqbal wartawan termuda dari Harian Umum Satelit Pos, Bupati Tasdi SH MM turun ke jalan membagikan selebaran gerakan melawan hoax. Aksi simpatik bersama wartawan ini dilaksanakan bersama Ketua DPRD Tongat,  Dandim 0702 Purbalingga Letkol Kavaleri Dedy Syafrudin, dan Kepala OPD di Kabupaten Purbalingga.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!