Menu
Media Online Terpercaya

Waduh, 5.031 Orang Pemudik Sudah Masuk Purbalingga

  • Share

Sebanyak 5.031 orang lolos masuk ke wilayahb Kabupaten Purbalingga. Angka penyandang status pemudik tersebut berdasarkan dari data Satgas Penanganan COVID-19 masing-masing kecamatan.

“Benar, data itu menunjukan mereka telah masuk Purbalingga selama masa larangan mudik berlaku mulai 6 Mei 2021. Angka itu merupakan hasil penghitungan pada Senin (10 Mei 2021). Data tersebut tersebar di 16 dari 18 kecamatan yang ada di Purbalingga,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Purbalingga Umar Fauzi melalui pesan tertulis kepada media siber lintas24.com, Selasa,(11 Mei 2021).

Terlihat dari data berbentuk tabel, jumlah pemudik terbanyak berada di Kecamatan Bukateja yakni sebanyak 963 orang.

Tak bisa dibendung

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), menyebut kedatangan pemudik tak bisa dibendung.

“Pemudik ini tidak bisa dibendung, untuk antisipasi kami sudah mengeluarkan Surat Edaran kepada pemudik wajib menunjukkan surat bebas COVID-19,” ujar Tiwi kepada wartawan saat melakukan kunjungan di pos perbatasan, Purbalingga, Selasa (11 Mei 2021).

Bupati Tiwi menjelaskan Satgas di tingkat desa dan kecamatan akan mengarahkan pemudik untuk menjalani tes antigen di Puskesmas setempat. Biaya tes tersebut ditanggung oleh pemudik.

“Tes antigen mandiri sifatnya wajib, di Puskesmas biayanya sekitar Rp 200 ribu, bagi yang tidak mampu akan kami berikan subsidi, gratis,” ujarnya.

Pemudik juga wajib isolasi mandiri selama lima hari. Syarat ini tetap dilaksanakan meski hasil tes antigen mereka negatif.

“Walaupun hasil rapid antigen negatif, semua pemudik wajib isolasi mandiri dengan pengawasan ketat oleh Satgas COVID-19 tingkat desa,” lanjutnya.

Terpantau landai

Kapolres Purbalingga, AKBP Fannky Ani Sugiharto, mengungkapkan sejumlah pemudik yang terjaring razia langsung dites antigen.

“Kami tidak akan menyulitkan justru kami membantu masyarakat untuk melakukan rapid sehingga kesehatannya akan terpantau dan masyarakat lebih nyaman,” ungkapnya.

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *