by

Tips Menulis Ala Toto Endargo – Si Adi Demen Batu Se Bakso

-Uncategorized-55 views

Baca Juga : Ryan Rachman : Menulis Itu Ibarat Orang Berenang, Kalau Sudah Bisa, Akan Terbiasa

Baca Juga : Sumaryo, S.Pd Guru SMP Negeri 1 Mrebet Purbalingga Menulis Tanpa Batas

Dalam proses menulis, motivasi menjadi alat pacu yang baik dalam menghasilkan sebuah tulisan. Apakah motivasi Anda dalam menulis? Motivasi yang Anda miliki haruslah kuat. Motivasi yang kuat dapat menangkal hambatan menulis yang paling utama, yaitu kemalasan.

Baca Juga : ISJ Regional Jateng Bagikan Ilmu Jurnalistik Di Logarawa III UIN Walisongo Semarang

Toto Endargo meyakini, menulis itu mudah. Apakah Anda memercayainya? Beberapa orang menganggap menulis itu sulit dan untuk melakukannya diperlukan bakat khusus.

“Sebenarnya tidak! Menulis itu adalah hal yang mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja,”ungkap pemilik akun weblog totoendargosip.blogspot.com ini.

Hanya saja, untuk dapat terus mengembangkan kemampuan menulis, seseorang harus memiliki kemauan dan praktik menulis itu sendiri. Tanpa kemauan dan disiplin yang kuat untuk terus berlatih, tentunya Anda tidak dapat menaklukkan hambatan-hambatan yang kerap muncul dalam menulis.

“Rasa malas yang menghampiri dapat mengaburkan motivasi yang dimiliki oleh seseorang,”ungkap Toto Endargo

Selain rasa malas lanjut Toto, hambatan yang biasanya ditemui oleh seorang penulis adalah yang berkaitan dengan ide, waktu, dan hal-hal teknis dalam tulis-menulis. Resep untuk menghasilkan tulisan artikel yang baik, diantaranya pertama taklukkan terlebih dulu rasa malas tersebut. Setelah itu, Anda akan siap untuk menghadapi hambatan-hambatan dalam menulis lainnya.

Ia menambahkan, menulis artikel standar yang harus mengikuti rumus Si Adi Demen Batu Se Bakso (Si Adi = siapa dan dimana, Demen= dengan apa dan mengapa, Batu=bagaimana dan waktunya kapan, Se Bakso=salah dan baiknya dimana, dan apa solusinya).

“Artinya, setiap tulisan harus berdasarkan elemen atau unsur berita 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, How),atau Siapa, Apa, Kapan, Di Mana, Kenapa, Bagaimana,”ungkapnya.

Artikel yang baik lanjut Toto, harus memberikan solusi permasalahan bagi para pembacanya. Dengan menulis kita bisa menyebarkan ilmu pengetahuan, berpartisipasi pada pengembangan kehidupan, mengusung gagasan/penyelesaian suatu masalah melalui (media) tulisan.

“Ingat, kreatif menulis itu butuh proses. Selain proses waktu, juga butuh keuletan tersendiri. Bekal utamanya ialah kemauan, ketekunan, kesabaran dan kecerdasan,”ungkapnya.

Toto mengatakan, apabila takut tulisan jelek, sebenarnya bukanlah masalah. Tidak ada tulisan jelek selama ide dan isi tulisannya orisinal (asli), hasil pemikiran penulis sendiri.

Buatlah blog, nulis di sana. nulis apa saja yang sekiranya dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Blog adalah “medium terbaik” untuk melatih kemahiran menulis (writing skills),’ungkapnya.

Jika menulis untuk dimuat di media massa lanjut Toto Endargo, jangan khawatir, di tiap media ada editor yang bertugas menyeleksi dan memperbaiki (mengedit) naskah sebelum dimuat. Jadi, urusan bagus-tidaknya sebuah tulisan sebenarnya bukan urusan penulis, tapi itu urusan editor yang tugas utamanya menyeleksi dan memperbagus tulisan.

Niat dan kemauan adalah bekal paling utama. Sabar berproses dalam jangka waktu yang panjang, dan cerdas belajar sepanjang hidup. Menulis itu mudah dan tidak sulit, mari kita mencobanya,”kata Toto Endargo.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *