by

Tidak Ada Istilah, Bekas Guru – Tohirin Kepala UPT Dindik Kecamatan Purbalingga

-Uncategorized-42 views

tohirin

Bekas Guru, ungkapan itu sering kita dengar. Namun, semestinya ungkapan itu tidak boleh keluar dari lisan anak didik kita. Pasalnya, karena tanpa peran guru, cakrawala  dan wawasan ilmu pengetahuan tidak dapat dimiliki oleh para siswa. Hal ini disampaikan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Purbalingga, Thohirin, S.Pd, M.Pd dalam sambutan Pelepasan siswa kelas VI SD Negeri 1 Purbalingga Lor, Sabtu (4 Juni 2016).

Dikatakan Tohirin, pemahaman ini perlu diluruskan, walau bagaimanapun juga yang namanya guru adalah orang yang pernah berjasa pada kita semua, baik dalam bidang pendidikan maupun pembentukan akhlaqul karimah selama disekolah.

“Kita bisa seperti ini, tidak lepas dari peran penting seorang guru. Saya pernah mendengar sendiri, seorang anak didik kita yang sudah lulus, melihat gurunya saat di bangku SD, Ia mengatakan pada temannya, itu bekas guruku,”tutur Tohirin.

Hal ini sangat memprihatinkan lanjut Tohirin, sebenarnya pembentukan karakter anak tidak lepas dari campur tangan seorang guru. Disamping itu juga peran keluarga dan lingkungan sangat berpengaruh dalam pribadi anak. Yang lebih dikenal dengan Tri Pusat Pendidikan.

“Artinya, pendidikan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru saja, akan tetapi pola pendidikan keluarga dan pola pergaulan anak juga memberikan kontribusi besar dalam pribadi anak, maka dari itu perlu adanya senergi dari tiga elemen tersebut,”tutur Tohirin.

Tohirin menuturkan, guru merupakan orang yang berjasa terhadap murid. Dengan kata lain guru merupakan orang yang mendidik dan memberikan ilmu pengetahuan kepada murid diluar bimbingan orang tua dirumah,sehingga akhlakul karima terhadap guru perlu di rerapkan sebagaimana akhlak kita terhadap orang tua.

“Oleh karena itu, marilah kita luruskan pemahaman ungkapan bekas guru. Hormatilah gurumu walaupun sudah tidak mengajarmu di sekolah. Rasa hormat yang diberikan kepada guru, sebenarnya pengobat rindu bertemu dengan para siswa yang telah lama tak berjumpa,”ungkap Tohirin. (ali mas’udi)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *