by

Tasyakuran, Gerindra Wacanakan Dukung Tatto

-Uncategorized-73 views

HUT ke-8 Gerindra 03HUT ke-8 Gerindra 01HUT ke-8 Gerindra 06

CILACAP – Di hari jadinya yang ke-8 dan diperingati setiap tanggal 6 Februari, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Cilacap menggelar tasyakuran yang bertempat di Aula Sekretariat DPC Partai Gerindra di Jalan Srenggini, Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara, Sabtu (6/2).

Diawali dengan pergelaran kesenian tradisional kuda lumping atau ebeg dalam bahasa Banyumasan, tasyakuran berlangsung sederhana namun khidmat.

Gerindra yang merupakan salah satu partai politik peserta Pemilu, dalam rangkaian tasyakuran tidak hanya menggelar kesenian tradisional yang merupakan salah satu upaya nguri-uri budaya, tetapi juga mendekatkan diri pada masyarakat melalui helat ini.

Acara tersebut  dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Ketua DPRD Cilacap dari Gerindra Adi Saroso, para anggota DPRD Cilacap dari Gerindra, para pengurus PAC seluruh kecamatan se-Cilacap, para pengurus ranting, organisasi sayap Gerindra seperti Perempuan Indonesia Raya (PIRA),  Kristen Indonesia Raya (KIRA), Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira), dan  Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA), serta para kader Partai Gerindra. Juga tampak hadir, politikus senior yang juga ketua DPRD Cilacap 3 periode, Fran Lukman.

Ketua DPC Partai Gerindra Cilacap Suyatno yang membacakan amanat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid mengatakan, Gerindra yang merupakan partai kader telah menargetkan perolehan suara 70 persen dan menang di 5 daerah dalam ajang Pemilukada serentak pada 2017 mendatang, yang akan digelar di 7 daerah, serta memenangi Pemilu 2019 dan mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Presiden RI mendatang.

Suyatno juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Cilacap yang telah menyatakan diri bergabung dengan Partai Gerindra untuk maju pada Pemilukada 2017.

Seperti diketahui, hingga saat ini Tatto roadshow ke beberapa partai untuk pencalonan dirinya maju kembali sebagai bupati pada Pemilukada 2017. Namun, tak ada satupun partai yang menerima “pinangan” Tatto.

Untuk itu, sebagai partai terbuka, imbuh Suyatno, pihaknya menerima Tatto untuk didukung menjadi bakal calon (balon) bupati pada Pemilukada yang akan datang dan bersaing dengan beberapa balon yang sudah siap berjibaku di 2017.

Sementara dalam pidatonya, Tatto mengucapkan terimakasih dirinya telah diterima oleh Partai Gerindra. “Dan karena saya merasa diajak bergabung dengan Gerindra, saya sekaligus meminta restu Pak Fran Lukman sebagai sesepuh dan guru politik saya. Untuk itu saya menunggu izin beliau (yang kini ada di Gerindra),” katanya, yang disambut riuh pengunjung.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan Suyatno, dan diberikan kepada Fran Lukman.

Usai helat, kepada lintas24.com, Suyatno menandaskan bahwa akan melakukan konsolidasi hingga PAC maupun ranting, dan itu merupakan modal dasar untuk memperkokoh kepengurusan struktural guna mempersiapkan mesin-mesin politik menyambut 2017.

“Target belum tahu, tapi salah satu kader kita harus masuk, entah R-1 (bupati) maupun R-2 (wakil bupati),” katanya saat ditanya target Gerindra di Pemilukada mendatang.

Terkait bergabungnya Tatto di Gerindra untuk maju Pilkada 2017, Suyatno mengatakan bahwa Tatto hingga saat ini berkomunikasi aktif dengan Gerindra dan secara pribadi dekat dengan Gerindra.

“Kebetulan beliau sudah merapat ke Gerindra. Saat ini memang dalam taraf lobi-lobi dulu. Ending-nya kita belum tahu, sebab dari hasil lobi-lobi ini akan kita laporkan ke DPP,” ujarnya.

Suyatno juga menekankan bahwa Gerindra akan mewacanakan dukungan kepada Tatto karena pihaknya yakin Tatto punya kans besar untuk menang, di samping karena komunikasi Tatto yang intens dengan Gerindra, juga Tatto berhubungan baik dengan pihaknya. Sehingga tidak menutup kemungkinan maju di Pilkada 2017 lewat jalur Gerindra.

Mengenai target, dia mengatakan belum tahu berapa persen, namun Gerindra punya target mengusung dan memenangkan (Tatto).

Disinggung target secara nasional, dia menegaskan bahwa Gerindra harus menang pada Pemilu 2019, dan mengusung Prabowo Subianto menjadi Presiden RI.

Untuk itu dia berharap Gerindra menjadi partai politik yang solid.

“Meskipun kita menjadi partai politik yang besar, tapi kita harus tetap rendah hati. Itu salah satu yang diamanatkan Pak Prabowo kepada kita semuanya,” pungkasnya. (estanto)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *