by

Suhu Air Panas di Guci Belum Membahayakan

-Uncategorized-69 views

Baca Juga : Golaga Purbalingga Aman Dikunjungi, Walapun Gunung Slamet Waspada

Baca Juga : Suara Dentuman Terdengar Dari Gunung Slamet Saat Evakuasi Pendaki Di Jalur Pulosari

Sejak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan peningkatan status Gunung Slamet dari normal ke waspada atau level 2 pada 9 Agustus 2019 lalu belum ada tanda-tanda aktivitas vulkanologi yang menurun.

Kendati demikian, aktivitas tersebut belum terlalu mempengaruhi suhu di wisata Pemandian Air Panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Saat status Gunung Slamet normal per tanggal 31 Juli 2019, suhu mata air Pandansari Sap 45,3 C, mata air Pengasihan Sap 50,8 C, mata air Si Cahya Sap 53,1 C. Dan setelah status menjadi waspada level II untuk minggu ini pertanggal 2 september 2019, suhu mata air di wisata Guci meningkat sedikit. Suhu mata air Pandansari Sap 47,0 C, mata air Pengasihan Sap 51, 0 C, dan mata air Si Cahya Sap 55,6 C.

“Kenaikan suhu air di Guci ini dikarenakan magma naik kepermukaan mendekati sumber air panas dan itulah bertambahnya kenaikan suhu air panas.“Kenaikan status waspada level II dan kenaikan suhu air masih aman sekali,” tutur petugas pemantau Gunung Slamet Pos Gambuhan Pemalang, Nurkholis kepada cyber media lintas24.com.

Ia mengatakan, suhu air di wilayah kaki Gunung Slamet atau di wilayah wisata pemandian air panas Guci secara rutin dicek setiap satu minggu sekali. Ada tiga titik mata air untuk pengecekan suhu di Guci. Sesuai pengamatan yang ada, efek status Gunug Slamet dari normal menjadi waspada, ada kenaikan suhu air di Wisata Guci. Namun kenaikannya sedikit.

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *