by

SMKN 1 Purwokerto Juara 1 Jelajah Patrawisa

-Uncategorized-62 views

PURBALINGGA Regu putri SMKN 1 Purwokerto keluar sebagai juara pertama lomba lintas alam Jelajah Patrawisa yang digelar selama dua hari, Sabtu Minggu (8 9/8) di desa wisata Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga. Lomba diikuti 235 regu atau 705 pecinta alam yang berasal dari wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen ) .

Lomba ini diselenggarakan oleh Forum silahturahmi pecinta alam Purbalingga (Fosil Palingga), Base Camp Utara (BCU) dan SMPN 4 Bobotsari, dipusatkan di lapangan SMPN 4 Bobotsari.

Kepala SMPN 4 Bobotsari, Adi Sumarmo, S.Pd menyerahkan hadiah kepada para juara Minggu (9/8) sore. Juara selengkapnya untuk kelompok putri, juara pertama regu SMKN 1 Purwokerto, juara kedua SMKN 1 Kaligondang, Purbalingga, dan juara ketiga SMK Soedirman Bobotsari. Untuk kelompok putra, juara pertama SMAN 1 Kebumen, kedua SMKN 1 Kaligondang, dan juara ketiga SMKN 1 Cilacap.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta dalam lomba jelajah alam Patrawisa di Desa Limbasari ini. Semoga desa wisata ini semakin dikenal luas oleh masyarakat, karena keindahan alamnya. Dan kami sangat senang dengan lomba jelajah alam ini, karena lebih dari 200 pengunjung ikut menyaksikan lomba ini,” ujar Adi Sumarmo yang didampingi Koordinator Fosil Palingga, Slamet Setiadi.

Desa Limbasari sendiri merupakan desa yang keberadaannya di deretan pegunungan beser,tepatnya di kaki gunung Plana atau sebelah utara ibu kota kabupaten Purbalingga dengan jarak kurang lebih 15 kilometer. Dengan keberadaan desa yang berada di daerah pegunungan membuat desa Limbasari memiliki panorama yang sangat indah dan alami. Dan di desa ini, terdapat obyek wisata Patrawisa, berupa bukit , berada di antara kaki Gunung Tukung dan Gunung Plana.

Di Patrawisa terdapat sungai Wlingi dan sungai Tuntung Gunung, dengan airnya yang sangat jernih, yang banyak mengandung nilai magis sehingga banyak wisatawan dari luar kota yang sengaja datang ketempat ini.

Slamet Setiadi menambahkan, dalam kegiatan jelajah alam Patrawisa ini berupatalkshowdansharingpengalaman dengan penggiat alam senior yang dilaksanakan pada malam hari setelah temu teknik. Selanjutnya adatracking/jalan kaki di bukit Patrawisa. Rute jalan kaki telah ditentukan oleh panitia, di mana para peserta menelusuri sebagian besar medan berupa hutan dan melewati berbagi potensi keindahan alam.

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora (Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga), Ir Prayitno, M.Si menyambut baik kegiatan wisata minat khusus jelajah alam Patrawisa. Para peserta selain dapat menikmati potensi alam yang indah di Desa Limbasari, juga dapat menikmati wisata budaya, dan situs situs peninggalan jaman Neolitikum. Di Limbasari juga terdapat pertapaan Tunggul Wulung yang berada di puncak gunung Tukung, air terjun Uncang uncang dan air terjun Pengamun amun yang berada di gunung Plana

Limbasari juga dikenal legenda putri Ayu Limbasari yang namanya tersohor sampai sekarang dan memiliki budaya maupun kesenian tradisional yang beraneka ragam termasuk kerajinan batik tulisnya, kata Prayitno.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *