by

SDN 1 Karangbawang Purbalingga Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini

-Uncategorized-55 views

Kondisi SDN 1 Karangbawang Kecamatan Rembang yang memrihatinkan dipastikan akan diperbaiki tahun ini.

Kabid Pendidikan Dasar di Dinas Pendidikan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Sugiarto mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan menyalurkan bantuan perbaikan menyeluruh untuk SDN 1 Karangbawang melalui pada APBD murni 2019.

“Dipastikan pada tahun anggaran kali ini, bantuan untuk SDN 1 Karangbawang dijadikan prioritas utama melalui Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Purbalingga 2019” katanya di ruang kerjanya, Jumat (29 Maret 2019).

Menurutnya, kondisi sekolahan yang paling parah di Purbalingga memang di SDN 1 Karangbawang, Rembang. Sugiarto mengaku sudah tiga kali menengok kondisi sekolah dan terus berupaya mengusulkan perbaikan.

“Tahun ini sudah masuk, urut nomor satu. Memang jalannya panjang, tapi kami mengupayakan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Tidak hanya SDN 1 Karangbawang, dia juga mengupayakan agar sekolah dasar di Purbalingga memenuhi Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (SPM Dikdas). Baik yang diupayakan oleh pemerintah maupun diupayakan oleh satuan pendidikan.

Seperti, tersedianya satuan pendidikan dalam jarak 3 Km, kualifikasi tenaga pendidik yang sesuai dengan kualitas yang baik, dan tersedianya sarana dan prasarana yang layak. Serta, pemenuhan kebutuhan pembelajaran yang laim seperti buku-buku dan alat peraga.

“Untuk tahun ini bantuan fisik baik dari DAK maupun bantuan pemerintah banyak turun untuk sekolah dasar dan menengah di Purbalingga. Semata-mata, agar kualitas pendidikan semakin baik, sehingga masa depan generasi penerus bisa terbina dengan baik,” katanya.

Ia mengaku, pihaknya selalu berupaya mengusulkan rehab melalui bantuan pemerintah pada pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi belum membuahkan hasil. Sementara bantuan fisik dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat, pengusulan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) oleh sekolah bersangkutan

“Persoalannya, keputusan itu langsung dari pemerintah pusat yang tidak bisa diintervensi Dindikbud Purbalingga,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tembok ruang kelas SDN 1 Karangbawang banyak yang retak. Ruang kelas 1 hampir roboh, tidak ada daun jendela dan pintu. Kelas 2 dan 3 belajar di ruangan yang sama, hanya terpisah sekat triplek.

Sekolah yang dipimpin Turamin dan dihuni sekitar 90 siswa  dan terpaksa belajar di Mushola karena tidak lagi mempunyai ruang kelas. Sedangkan di ruang kelas 6 dan ruang guru, plafon jebol, beberapa genteng pecah sehingga jika hujan air masuk ke dalam ruangan. Sekolah ini baru sekali mendapat bantuan sejak 2008. Yakni, melalui dana aspirasi pada 2016/2017.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *