by

Satpol PP Datang, Anak Jalanan Ngumpet di Got

-Uncategorized-93 views

PURBALINGGA- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Purbalingga menggelar razia anak jalanan yang berada di perempatan Sirongge, Purbalingga selama dua hari berturut-turut. Pasalnya, keberadaan mereka dinilai meresahkan pengguna jalan dan menimbulkan kesan kumuh di kota.

Pada hari pertama, Minggu (23/8) dua anak berdandan ala punk dibawa ke kantor Satpol PP, sedangkan hari kedua, Senin (24/8) lima anak berhasil diciduk. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan anak jalanan tersebut. Bahkan salah satu dari mereka hingga bersembunyi di saluran air untuk menghindari kejaran petugas.

Kepala Satpol PP Purbalingga, Suroto mengatakan, mereka yang terkena razia berusia antara 15 hingga 25 tahun. Kondisi mereka pun kumal dan bau. Saat diminta menunjukkan kartu identitas, banyak di antara mereka tak bisa menunjukkan kartu

identitas. Mereka berasal dari berbagai Kabupaten Wonosobo. Mereka yang tertangkap lalu dibawa ke kantor Satpol PP dan diberikan pembinaan.

Keberadaan mereka membuat masyarakat resah. Selain itu juga membahayakan pengendara kendaraan bermotor karena mereka

mengamen di perempatan saat lampu merah menyala,” katanya.

Ia mengaku belum ada solusi ampuh untuk mencegah anak jalanan itu datang kembali. Saat ini pihaknya hanya melakukan razia dan memberikan pembinaan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan menyusun perda tentang penanganan penyakit sosial. Perda ini nantinya tidak hanya berlaku untuk anak punk saja, tapi juga untuk pengemis dan anak jalanan lainnya.

“Dengan perda itu, kami bisa menerapkan sanksi pembinaan kepada mereka untuk efek jera agar mereka tidak lagi kembali ke jalanan,” katanya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *