by

Ruswoyo, S.Pd, Kepala SD Negeri 02 Mertasinga Cilacap – Terapkan Wajib Baca Buku di Sekolah

-Uncategorized-48 views

ruswoyo

 

Membaca dan menulis adalah kebutuhan pokok bagi seorang guru. Membaca merupakan salah satu jalan untuk menambah informasi yang memerlukan pembiasaan dan pemodelan.

Pasalnya, kebiasaan membaca akan menjadi stimulan untuk mengajak para siswa untuk membaca. Ajakan akan memiliki efek yang berpengaruh jika si pengajak telah melakukan dan merasakan apa yang dianjurkannya. Artinya, kegiatan membaca tersebut dapat menular dari guru kepada siswa apabila diawali dari kebiasaan guru membaca.

Ruswoyo, S.Pd, Kepala SD Negeri 02 Mertasinga Cilacap menyakini, dari buku-buku yang telah dibacanya,  guru bisa memberikan motivasi kepada siswa mengenai manfaat yang diperoleh dari buku yang dibacanya.

“Mustahil seorang guru bisa mengembangkan wawasan keilmuannya tanpa membaca buku,”ungkapnya kepada elemen dan lintas24.com, Selasa (19 April 2016).

Ruwoyo menambahkan, kegiatan membaca buku bagi seorang guru merupakan kegiatan wajib untuk mengetahui perkembangan keilmuan yang diampukannya di dalam kelas.

“Hal ini sekaligus untuk bisa memberikan sesuatu yang memudahkan para siswa untuk bisa memahami mata pelajaran yang diampunya,”ungkapnya.

Pria kelahiran Cilacap Tahun 1959 ini mencontohkan, pilihlah satu jenis buku yang disukai, apakah literature klasik, fiksi ilmiah, atau buku pengembangan diri. Dengan cara ini otak akan bertambah kuat. Bacalah buku sebanyak mungkin. Keuntungan dari membaca buku dapat memberikan dampak yang menyenangkan bagi otak kita.

“Membaca juga membantu meningkatkan keahlian kognitif dan meningkatkan perbendaharaan kosakata,”ungkapnya.

Ia menambahkan, selain menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, membaca juga bisa mengasah kemampuan menulis. Selain karena wawasan untuk bahan menulis semakin luas, dan juga bisa mempelajari gaya-gaya menulis orang lain dengan membaca tulisannya.

“Lewat membaca bisa mendapatkan kekayaan ide yang melimpah untuk menulis. Namun, saya belum mampu menulis karena persoalaan waktu saja,”ungkapnya.

Ruswoyo juga terus memotivasi kepada para guru dan 506 siswa SD Negeri 02 Mertasinga untuk terus mencintai membaca buku. Pasalnya, sekolahnya sedang fokus

mengembangkan perpustakaan dan wajib baca bagi para siswa dan guru.

“Bukan hanya para murid, guru ikut menjadi sasaran wajib baca. Guru harus mau menambah bekal ilmu pengetahuan melalui buku,”kata lulusan Universitas Widya Dharma Klaten tahun 2003.(suri madiono)

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *