by

Pilkada Purbalingga Aman dan Sukses

-Uncategorized-50 views

????????????????????????????????????

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga berlangsung aman dan sukses. Pilkada Purbalingga 9 Desember 2015 ini gelar secara serentak bersamaan dengan  pilkada 224 kabupaten dan 36 kota serta sembilan provinsi diikuti 900 pasangan calon, merupakan kali pertama di Indonesia.

Pilkada Purbalingga diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Yakni pasangan calon nomor satu Tasdi – Dyah Hayuning Pratiwi (Tasdi-Tiwi) dan paslon nomor dua Sugeng – Sucipto (Sugeng-Cipto).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga Sri Wahyuni menuturkan, pilkada Purbalingga diikuti oleh 737.595 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) terdiri dari 370.907 laki-laki dan 366.688 perempuan. Jumlah itu masih ditambah 504 orang yang terdaftar dalam DPTb 1 terdiri dari 282 pemilih laki-laki dan 222 pemilih perempuan.

“Mereka menyalurkan hak pilihnya di 1.629 Tempat Pemungutan Suara (TPS),”ungkap Yuni.

Penjabat Bupati Purbalingga, Budi Wibowo mengungkapkan, Keberhasilan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) bupati dan wakil bupati di Kabupaten Purbalingga, akan dijadikan percontohan pelaksanaan pilkada serupa yang akan berlangsung dibeberapa kabupaten se- Eks Karesidenan Banyumas tahun 2017 mendatang. Sukses dan berhasilnya hajat memilih kepala daerah tersebut juga menjadi ajang pertaruhan serta evaluasi bagi pelaksanaan kegiatan nasional serupa tahun 2017 mendatang.

Untuk menarik motivasi penyelenggara pemilu di tingkat TPS, pihaknya berjanji, akan memberi bonus bagi TPS yang tingkat kehadiran pemilihnya mencapai 100 persen.

“Sekedar memberi semangat serta motivasi untuk para pemilih,”ungkap Budi Wibowo.

Baju Petani.

????????????????????????????????????

Motivasi Penjabat Bupati Purbalingga di respon oleh Panitia Pemilihan Suara (PPS) Desa Bojongsari dengan memakai pakaian ala petani pergi ke sawah dan menghias ruang TPS dengan peralatan pertanian.

Ketua PPS Bojongsari, Muhammad Qomarudin Yahya, S.Pd mengungkapkan, semua anggota KPPS di TPS 1 Bojongsari mengenakan baju ala petani ini berlangsung secara spontan. Tujuannya pertama adalah untuk menarik para pemilih datang ke TPS agar menggunakan hak pilihnya, sedangkan kedua, filosofinya dari tema pakaian yang dipilih adalah, pemilihan suara atau coblosan dapat diartikan memilih bibit padi kualitas unggul, agar nantinya ketika masa panen tiba semua lapisan masyakat dapat merasakan manfaatnya.

“Pilkada ini masyarakat memilih Pemimpin yang berkualitas agar nantinya pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat Purbalingga. Siapun yang terpilih itu adalah yang terbaik untuk Purbalingga,”ungkapnya kepada lintas24.com.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *