by

Petugas KPPS Desa Karangpucung Keguguran Kandungan

-Uncategorized-46 views

Ruswati (36) anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 01 Desa Karangpucung Kecamatan Kertanegara mengalami keguguran kandungan saat bertugas di Pemilu 2019. Padahal, janin berumur 3 bulan yang dikandungnya merupakan penantian setelah 11tahun berjarak dari kelahiran anak pertama

“Saat buang air kecil sekitar pukul 23.00 Wib mengalami pendarahan kecil. Meski sedikit ngedrop, gugup, dan cemas. Namun, tetap menunaikan kewajiban menyelesaikan penghitungan suara hingga pukul 01.30 Wib. Saya rasa masih kuat, ngisi-ngisi lembar hologram juga masih bisa,” kata Ruswati.

Saat di rumah dia merasakan sakit pada perutnya dan kembali mengalami pendarahan. Ruswati pun ke dokter untuk memeriksakan kondisi janinnya. Dokter mengatakan sudah tidak ada tanda kehidupan di janin. “Katanya dokter karena kecapean,” ujarnya.

Rabu (24/4), Ruswati ke RSUD Goeteng untuk menjalani kuret. Sedih, dia tidak memiliki BPJS dan biaya juga tidak ditanggung oleh Komisi Pemilihan Umum.

“Kami biayain sendiri, engga ada BPJS. Syukur-syukur ada perhatian dari pemerintah,” katanya lesu.

Di ruang Bougenvil nomer 8E, beberapa komisioner KPU Purbalingga turun menjenguknya. Mereka menyampaikan keprihatinan dan memberi dukungan moral kepada Ruswati.

“Kami memberikan dukungan agar Ibu Ruswati bisa tabah dan cepat sembuh, bisa berkegiatan sehari-hari,” kata Komisioner KPU Purbalingga Divisi Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dan SDM, Andri Supriyanto.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *