by

Permohonan E-KTP Untuk Lamar Kerja Meningkat

-Uncategorized-68 views

 

Selama dua bulan terakhir ini, pemohon pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Banyumas meningkat. Rata-rata, setiap harinya, warga yang datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) untuk mengurus bukti kependudukan tersebut mencapai 300 orang sampai 350 orang.

Kepala Dindukcapil Kabupaten Banyumas, Kartiman, mengungkapkan, kebanyakan pemohon adalah warga yang baru masuk usia wajib KTP, yakni dari usia remaja lulusan SMA dan SMK. Mereka mengurus untuk melamar pekerjaan atau meninggalkan daerah asalnya ke luar kota. Selebihnya karena warga yang bersangkutan ada kepentingan pergantian status dan pindah alamat.

“Sekarang untuk pencetakan sudah tidak ditangani lagi di kecamatan. Tapi kalau perekaman masih ditangani di kecamatan, sehingga saat mau pencetakan semua datang ke sini sehingga jumlahnya meningkat, terutama dua bulan terakhir ini,” katanya, Jumat (5/6) kepada Lintas24.com.

Sebenanarnya, pelayanan e-KTP bisa dilayani di setiap kecamatan secara kolektif, namun karena yang bersangkutan menginginkan proses yang lebih cepat, maka petugas di kecamatan diberi surat pengantar ke Dindukcapil untuk pencetakan e-KTP.

“Namun tidak semua warga dapat dilayani dengan cepat, karena keterbatasan blangko e-KTP yang tersedia,” katanya.

Keterbatasan blangko e-KTP, kata dia, disebabkan pengadaan blangko dari Depdagri tahun 2015 hingga saat ini belum selesai. Sehingga petugas harus mencari sisa blangko pengadaan tahun 2014. “Ini saja kami juga harus melobi ke pusat, kalau ada sisa blangko langsung dikirim ke daerah,” ujar dia.

Sesuai Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, pembiayaan pembuatan e-KTP ditanggung negara, sehingga pengurusannya gratis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *