by

Pemkot Surabaya Geram, Risma Diserang Marco

-Uncategorized-49 views

Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) merespons cuitan cuitan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya melalui akun twitter @BanggaSurabaya. “Kini pihak pemkot tengah mempelajari cuitan itu dari segi hukum. Apakah ada planggaran UU ITE dalam cuitan tersebut?”.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser menyesalkan cuitan tersebut. Akun Twitter @mkusumawijaya membuat postingan yang dianggap menyerang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini secara personal. Dalam cuitan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Marco Kusumawijaya menyinggung soal anak Risma.

Marco Kusumawijaya  menulis, “Keren! Bagus banget buat Jakarta kalau Bu Risma mau jadi Kepala Dinas Persampahan. Dinas Lingkungan Hidup bisa dipecah menjadi salah satunya Dinas Persampahan. Semoga beliau mau, kalau sudah lega dengan urusan anaknya.

“Kami sangat menyesalkan. Kami juga saat ini mengkaji. Kalau ada dari sisi hukum (UU ITE), kita akan koordinasikan ke Bagian Hukum Pemkot.Cuitan itu lagi kita pelajari, kita dalami, kita diskusikan dengan teman-teman bagian hukum apakah ini ada unsur-unsur (hukum) tidak. Kita tidak tahu juga awalnya gimana. Tapi kemudian ada cuitan-cuitan itu seperti itu ke Ibu (Risma),” jelas Fikser.

Hal senada diungkapkan, Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono. Dikatakan, PDIP sendiri mengungkapkan cuitan Marco Kusumawijaya tidaklah elok. Seharusnya hal tersebut bisa disampaikan melalui diskusi atau debat. Bukan menyerang aspek pribadi.

Pria yang akrab dipanggil Awi menyebut Wali Kota Risma juga telah memberikan pernyataan dari kunjungan DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Menurut Awi, klarifikasi Risma juga sudah cukup.

“Bu Risma juga sudah memberikan klarifikasi, bahwa pernyataan dia karena menjawab pertanyaan ketika menerima kunjungan Bapemperda DPRD DKI,” lanjutnya.

Risma sendiri terlihat santai saat ditanya wartawan terkait cuitan twitter yang menyerangnya. Meski begitu dia enggan menjawab pertanyaan wartawan.

“Nggak, biarin aja, biar diurus sama Pak Fikser (Kabag Humas Pemkot Surabaya),” kata Risma usai menghadiri pembukaan acara Asia-Pacific Hospice and Palliative Care Conference (APHC), di Convention Grand City, Surabaya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *