by

PBC Kembali Gelar Kelas Bisnis di Hangout Bistro

-Uncategorized-57 views

 

Jpeg

Purbalingga Business Community (PBC)  kembali menggelar Kelas Bisnis. Kegiatan edisi kedua yang digelar di Hangout Bistro, Minggu (5 Juni 2016). Kali ini, mengangkat tema “Optimalisasi Media Sosial, Lipat Gandakan Omzet Lewat Status Facebook”, dan menghadirkan Kepala Sekolah Bisnis Online (SBO) Banyumas, Basuki.

Pegiat PBC, Andi Pranowo mengatakan Kelas Bisnis adalah salah satu program yang digelar oleh komunitas yang digawangi oleh anak muda ini. Kelas ini dibuka rutin bulanan dan sifatnya terbatas.

“PBC menggelar kelas dengan peserta terbatas karena ingin materi bisa ditangkap secara optimal oleh peserta,” kata Andi. Selain memberikan materi untuk upgrading, PBC juga menggelar kelas agar terbentuk jejaring kerja sesama pelaku UMKM Purbalingga.

Menurut dia, dalam memulai bisnis, pelaku UMKM juga harus bisa melihat kelebihan dan kekurangan dari produk yang hendak dia tawarkan ke pasar. “Tapi, jangan malah mundur setelah tahu masalah yang akan dihadapi,” kata Basuki.

“Dalam kelas kali ini, lebih banyak disampaikan materi dan praktik langsung tentang berbisnis lewat media online. Pertumbuhan media online, baik dari jenis aplikasi dan penggunanya merupakan potensi yang luar biasa,”ungkap Andi Pranowo.

Kepala SBO Banyumas, Basuki memaparkan, jika ingin membangun bisnis yang besar dan berumur panjang, maka jangan merancang bisnis secara serampangan dan hanya “melu ramene”. Harus lebih jelas terlebih dahulu tujuan utaram dalam merintis usaha.

“Lihat tujuannya dulu. Setelahnya lihat dengan jelas kita berada di posisi mana. Selanjutnya, lihat apa yang bisa kita lakukan untuk membangun usaha kita,” kata.

Dikatakan, banyak data menyebutkan bahwa umumnya aktivitas online dilakukan melalui handphone berbasis android. Dan, aktivitas online itu kebanyakan berupa aktifasi Facebook. “Artinya, disana ada pangsa pasar yang potensial,” ujar Basuki.

Namun, dia menambahkan, dalam bisnis berbasis online keuntungan tidak akan seketika diraih. Butuh proses yang berkelanjutan untuk sampai sukses menjual. “Share dulu, baru selling,” kata Basuki.

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *