by

Lim Ngan Min – Ketua pengurus Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga: Kita harus wajib dan terus merawat toleransi antar umat beragama

-Uncategorized-47 views

Baca Juga: Bupati Berharap Perayaan Cap Gomeh Memperkuat Bangsa Indonesia

Baca Juga:Shinta Nuriyah Bukber di Masjid R Sayyid Kuning Purbalingga

Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” bermakna dengan segala perbedaan yang ada tak lantas membuat kita terpecah-belah begitu saja. Berbeda-beda namun tetap satu. Selain itu, kita sebagai warga Negara Indonesia harus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila di setiap kegiatan yang kita lakukan.

Baca Juga: AGUS SUKOCO – Nasionalisme Sabdo Palon Noyogenggong

“Jangan sampai karena adanya perbedaan, Indonesia menjadi terpecah belah. Karena pada hakikatnya Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali keragaman agama, budaya, bahasa, suku, dan ras,” tutur Lim Ngan Min atau Amin, Ketua pengurus Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga

Menurutnya, banyak daerah lain yang sedang diguncang isu toleransi yang terkoyak namun Purbalingga mampu menjaga kondusifitas toleransi antar umat beragama. Oleh karena itu, perlu sekali saling menjaga silaturahmi dan tetap saling berkomunikasi antar umat beragama.

“Yang diguncang isu toleransi mungkin karena mudah terprovokasi. Tapi di Purbalingga saya lihat masyarakatnya tetap mengedepankan toleransi,” kata Amin.

Ia menyakini, masih banyak hal baik lainnya yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan sikap toleransi. Menumbuhkan sikap toleransi sangatlah diperlukan oleh umat beragama. Jika tidak, maka yang terjadi adalah timbulnya perpecahan dan permusuhan.

“Kita harus wajib dan terus merawat toleransi antar umat beragamai. Tidak pantas jika saudara saling menyakiti, bermusuhan, menyebar fitnah, dan bahkan mengadu domba satu dengan yang lainnya. Ini yang perlu digarisbawahi, kita sebagai  saudara harus bisa saling menghargai, menghormati, dan mengasihi,” tuturnya

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *