by

Kota Tegal dan Rembang Masuk Zona Hijau. Sekolah Boleh Buka  

-Uncategorized-77 views

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menyatakan, sekolah di Kota Tegal dan Kabupaten Rembang dimungkinkan buka kembali. Pasalnya, dua daerah ini telah dinyatakan sebagai zona hijau Covid-19

Baca Juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Perpanjang Belajar di Rumah Hingga 30 Juni 2020

Baca Juga: PGRI Purbalingga Dorong Kemendikbud Terbitkan Kurikulum Pendidikan Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Baca Juga: Dinas Pendidikan Kota Bekasi Bakal Siapkan Proses Belajar Mengajar Normal

Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumeri menuturkan, dari hasil rapat dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, bahwa sekolah diizinkan membuka kembali tatap muka langsung jika memenuhi persyaratan. Yakni melaksanakan protokol kesehatan, berada di kabupaten atau kota zona hijau, dan selama dua minggu tidak ada penambahan jumlah pasien positif.

“Yang pasti sudah berzona hijau baru dua kabupaten dan kota yaitu Kota Tegal dan KabupatenRembang,” katanya di Semarang, Senin (8 Juni  2020).

Baca Juga: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegarta, Noor Tamami Kehadiran Tabloid Elemen Bisa Menambah Ilmu Pengetahuan

Baca Juga: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siapkan Skema Penerapan Sekolah “New Normal” di Jawa Tengah

Terkait rencana pengambilan buku rapor sekolah yang sedianya dilakukan 12 Juni 2020 tetap akan dilakukan.  Ia menjelaskan, pihaknya akan mengundang orang tua murid secara virtual. Lantaran kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang belum bagus.

“Tadinya akan mengundang orang tua siswa. Tetapi sekarang tetap mengundang orang tua, tapi secara virtual. Karena kondisi Jawa Tengah belum bagus,” tuturnya.

Pihaknya juga tengah melakukan persiapan yang mengacu Kementerian Pendidikan. Bahwa ada syarat-syarat tertentu sekolah bisa membuka pembelajaran tatap muka kembali.

Baca Juga: Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Tegaskan Guru dan Siswa Tak Boleh ke Sekolah

Baca Juga: Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi: Guru Tetap Tidak Tergantikan Dengan Teknologi

“Dinas Pendidikan sendiri sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk sekolah, petunjuk teknis untuk penyiapan gugus tugas di sekolah, protokol berangkat sekolah, pulang dari sekolah, pengaturan  manajemen pendidikan, pengaturan kurikulum, itu kita buat,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang terus menyiapkan diri menghadapi kenormalan baru atau new normal. Termasuk salah satunya adalah menyiapkan diri di sektor pendidikan. Yaitu kesiapan sekolah yang ada di Jawa Tengah. Beberapa daerah hijau yang akan menerapkan normal baru, diharuskan memegang pedoman norma baru yang disusun itu.

Baca Juga: Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Minta Pembukaan Masa Belajar Siswa Baru Dalam Skala Terbatas

Baca Juga: Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah: Sektor Pendidikan Hendaknya Menjadi yang Terakhir Diaktifkan Kembali ke Kondisi Normal Baru

“Bentuknya nanti mungkin instruksi gubernur (Ingub), atau bisa juga nanti instruksi gugus tugas. Kita sedang susun, dalam waktu dekat segera kami umumkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, sekolah di Jateng rencananya akan mulai masuk pada 13 Juli 2020.  Ganjar menuturkan, pihaknya tengah menyusun persiapan norma baru di berbagai sektor. Seperti sektor peribadatan, perkantoran, industri, perdagangan, pendidikan dan pariwisata.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *