by

Kompetisi Dokumenter Buruh Migran Kembali Digelar

-Uncategorized-66 views

66

Kompetisi dokumenter Buruh Migran digelar lagi pada tahun ini. Ajang kompetisi yang menjadi pematik kepekaan isuue sosial tentang Buruh Migran ini membuka satu kategori baru, yaitu Iklan Layanan Masyarakat.

Pada tahun pertamanya, kompetisi ini hanya membuka satu kategori, yaitu kategori film dokumenter pendek tingkat Barlingmascakeb, tahun ini lingkupnya Se Indonesia.

Pegiat Cinema Lovers Community (CLC), Canggih Setyawan mengungkapkan, kompetisi ini diadakan lagi karena memang di Indonesia menjadi Sumber tenaga kerja, khususnya buruh migran terbesar di dunia. Tahun ini tema yang diangkat adalah Pemberdayaan Buruh Migran dan Keluarga . Pendaftaran karya telah dibuka sejak 24 Oktober kemarin ,Indonesia merupakan pengekspor buruh migran terbesar di dunia, banyak permasalahan yang timbul dari itu.

“Semoga banyak pelajar maupun mahasiswa yang terpacu kreatifitasnya dan mengirimkan karyanya”, ungkapnya.

Canggih menjabarkan, adapun aturan dan syarat-syarat program kompetisi ini, antara lain durasi film maksimal 15 menit untuk film dokumenter, sedangkan untuk Iklan Layanan Masyarakat durasi maksimal 3 menit, bebas tahun produksi, dan belum pernah dikirimkan ke kompetisi ini sebelumnya. Sementara itu, film yang pernah menang di festival lain boleh didaftarkan, asalkan temanya juga masuk.

“Selain itu, perlu penyertaan teks subtitel bahasa Indonesia jika dialog dalam film menggunakan bahasa lokal. Jika dalam film itu menggunakan materi pihak lain, seperti musik/lagu dan potongan adegan, wajib ada surat izin dari pihak terkait,”tutur Canggih.

Format karya yang dikirim dalam bentuk data mpeg2 atau mp4 dan tidak dipungut biaya alias gratis. Karya paling lambat dikirim kantor PPGAPM/LPPM UNSOED Jalan Dr. Suparno, Karangwangkal, Purwokerto Utara Kode POS 53123, paling lambat 15 Desember 2016. (mahendra yudhi krisnha)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *