by

Komandan Batalyon 406/ Candra Kusuma : Sanksi Pemecatan, Jika Anggota TNI Salah Gunakan Narkoba

-Uncategorized-53 views

Komandan Batalyon 406/CK, Mayor (Inf) Andy Soelistyo K.P, S.Sos, M.Tr (Han) mengingatkan sanksi pemecatan akan diberikan terhadap personil yang terbukti bermain-main dengan narkoba.

Hal tersebut diungkapkan Danyon Mayor (Inf) Andy Soelistyo saat menberikan pembekalan bahaya Narkoba kepada Sebanyak 450 personil TNI-AD Batalyon Infanteri 406/Candra Kusuma yang akan melakukan tugas pengamanan lintas batas Republik Indonesia dan Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG). Dalam kegiatan ini, dilibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga untuk memberikan pengarahan terkait dampak buruk narkoba kepada anggota Batalyon.

“Tujuan pembekalan dilakukan untuk menjaga para prajurit akan bahaya Narkoba. Penyalahgunaan Narkoba oleh anggota TNI merupakan salah satu pelanggaran berat,”tegas Danyon Mayor (Inf) Andy Soelistyo

Kepala BNNK Purbalingga, Istantiyono, S.Sos mengatakan kondisi Indonesia saat ini adalah Darurat Narkoba, oleh karena itu upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tak melulu sebagai tugas dan tanggungjawab BNN. Pemberantasan Narkoba harus melibatkan semua  pihak, semua lapisan masyarakat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk Tentara Nasional Republik Indonesia.

“ Pencegahan menjadi prioritas, artinya edukasi dan informasi terkait kenarkotikaan harus terus digaungkan kepada khalayak, agar masyarakat kita imun (kebal) terhadap bujuk rayu penyalahgunaan narkoba,” katanya

Tindakan lain untuk menangulangi penyalahgunaan Narkoba, lanjut Istiyanto adalah Rehabilitasi. Tindakan tersebut sebagai  upaya pemulihan bagi mereka yang sudah terlanjur menjadi penyalahgunaan narkoba. Mereka dibawa untuk melapordiri ke BNN untuk dilakukan terapi rehabilitasi.

“Terapi rehabilitasi dapat dilakukan melalui metode rawat inap maupun rawat jalan, untuk layanan rehabilitasi di Klinik Pratama BNN Kabupaten Purbalingga menggunakan metode rawat jalan,” katanya

Tindakan selanjutnya merupakan tindakan pemberantasan. Tindakan ini yang tegas terukur, tindakan penegakkan hukum yang dilakukan terhadap mereka-mereka yang bertindak sebagai pengedar, bandar, sindikat narkoba. Tentunya dengan ancaman pidana hingga hukuman mati maupun penjara seumur hidup.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *