by

Kentongan Bambu Bakal Digunakan Pertanda Evakuasi Bencana Di Kabupaten Cilacap

-Uncategorized-52 views

Kentongan bambu akan digunakan pertanda evakuasi bencana di Kabupaten Cilacap. Selain itu untuk  mitigasi di rumah, masyarakat bisa menyiapkan lampu senter atau lampu emergency yang mudah dijangkau.

Baca Juga :Masyarakat Punya waktu 30 Menit Untuk Menyelamatkan Diri Saat Tsunami

Evakuasi diutamakan melakukan evakuasi secara vertikal, atau mencari lokasi gedung yang tinggi, dengan bangunan yang kuat setelah terjadi gempa. Pada saat evakuasi lebih baik dihindari menggunakan kendaraan, karena selama beberapa kali terjadi gempa, masyarakat yang akan evakuasi menggunakan kendaraan, menyebabkan kemacetan di beberapa titik.

Baca Juga : Ini  5 Kategori Tsunami yang Perlu Diketahui

“Masyarakat perlu lagi mengidupkan kearifan lokal, yakni membunyikan titir kentongan bambu. Segera evakuasi mandiri, dan kami tidak bosan mengingatkan agar masyarakat selalu menyiapkan tas evakuasi di rumah berisi surat-surat berharga, senter, makanan, yang bisa dibawa saat melakukan evakuasi,”ungkap Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy

Tri Komara Sidhy mengimbau kepada masyarakat juga harus memberikan edukasi penyelamatan diri kepada anak-anak mereka, pada saat terjadi gempa.

Baca Juga : Tsunami,  Di Jepang Istilah Tsunami Sudah Dipakai Sejak tahun 1600-an

“Sehingga mereka bisa menyelamatkan diri pada saat terjadi gempa,”ungkapnya.

Saat ini sudah ada sebanyak 10 desa tangguh bencana (destana) yang ada di sekitar pesisir pantai Cilacap. Selain itu sudah ada papan petunjuk evakuasi yang disiapkan oleh BPBD Cilacap apabila terjadi gempa, dan berpotensi tsunami.

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *