by

Kapolri Sebut Pilkada Serentak Lebih Rawan Konflik Ketimbang Pilpres

-Uncategorized-48 views

 

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyebut Polri akan menghadapi tantangan berat tahun ini. Perhelatan Pilkada serentak akhir tahun akan menjadi tugas maha berat bagi kepolisian yang bertanggungjawab untuk mengamankan.

Mantan Wakapolri ini mengatakan pilkada serentak lebih rentan menimbulkan konflik ketimbang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

“Tahun ini ada Pemilukada, Pemilukada serentak ini saya perkirakan tingkat kerawanannya lebih tinggi dari pemilu legislatif atau pemilu presiden,” kata Badrodin di gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jalan Tirtayasa, kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kepada lintas24.com Senin (20/4/2015).

Potensi kerawanan konflik yang tinggi karena adanya hubungan emosional antara pendukung dan calon pimpinan daerah yang berkompetisi. Jadi, saat mengalami ketidakpuasan, para pendukung bisa terpancing dalam konflik. Konfllik itu bisa juga mengarah ke anarkistis.

“Ini bisa mempengaruhi langsung, situasi politik bisa makin panas dan memicu gesekan,” ungkapnya.

Namun demikian, kata mantan Kapolda Sumatera Utara ini, pihaknya sudah memetakan dan meminimalisasi potensi kerawanan.

“Kita siapkan faktor-faktor yang nanti mempengaruhi faktor-faktor potensi konflik yang bisa kita pakai untuk meminimalisasi potensi konflik,” bebernya.

Dia berpesan kepada Kapolda yang daerahnya masuk pada titik konflik agar berani menghadapi tantangan itu. “Ya hadapi tantangan ke depan, tantangan tugas ke depan cukup berat. Karena kemungkinan faktor ekonomi, politik, sosial, budaya juga akan terus mempengaruhi gejolak masyarakat. Sehingga diperkirakan tantangan kita makin berat menghadapi nanti,” tegasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *