by

Jalur Pantura Dijaga Dua Polisi di Setiap 500 Meter,

-Uncategorized-68 views

lantas jaga arus mudik

Walaupun Tol Cikopo-Palimanan sudah dapat dilalui, jalur pantai utara (pantura) Jawa tetap akan menjadi satu di antara lokasi rawan kemacetan. Polri mengantisipasi potensi kemacetan yang ditimbulkan akibat meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang Lebaran. Beberapa jalur alternatif disediakan untuk mengurangi penumpukan kendaraan.

Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengungkapkan, Beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi kemacetan adalah Pintu Tol Pejagan hingga Brebes, Jawa Tengah, kemudian dari Brebes berlanjut ke Tegal hingga ke arah selatan Jawa Tengah. Penumpukan kendaraan juga diperkirakan terjadi di Kendal, Jawa Tengah.

“Beban jalur Cikampek hingga Cirebon akan berkurang, tetapi bukan berarti tidak ada kemacetan. Untuk itu, perlu antisipasi pengaturan lalu lintas di sana,” ujar Badrodin

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan tersebut, Polri akan menambah 1.600 personel dari Polri untuk mengatur lalu lintas. Badrodin menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pagar betis di jalur pantura dengan menempatkan dua petugas di setiap jarak 500 meter.

Badrodin mengatakan, selain volume kendaraan yang meningkat, kemacetan juga disebabkan beberapa faktor. Kemacetan, di antaranya, akibat penyempitan bahu jalan di 178 lokasi, jalan rusak di 124 lokasi, pasar tumpah di 107 lokasi, dan beberapa persimpangan jalan yang kerap menghambat arus lalu lintas.

Polisi sudah menyiapkan beberapa jalur alternatif jika terjadi kemacetan panjang di jalur utama. Satu di antaranya adalah jalur alternatif sepeda motor yang disiapkan dari Karawang hingga Ciasem, Jawa Barat. Di lokasi tersebut telah disiapkan enam area istirahat (rest area) untuk pengendara sepada motor agar dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Badrodin juga memberikan imbauan khusus bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. “Sebanyak 70 persen yang terlibat kecelakaan adalah pemudik dengan sepeda motor. Kami berharap pemudik tidak memaksakan diri sehingga lalai di jalan. Sebaiknya gunakan rest area untuk beristirahat,” ujarnya.

Menurut dia, pemudik perlu mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan sehingga dapat dihindari sejak awal. Hal tersebut meliputi kondisi fisik pemudik, kendaraan, fasilitas jalan dan lampu penerangan, serta faktor alam yang bisa datang sewaktu-waktu.

“Kami juga meminta kerja sama masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum mudik. Banyak kecelakaan terjadi karena faktor kelalaian yang sebenarnya bisa dihindari jika dipersiapkan dengan baik,” katanya.

Selain meningkatnya potensi kecelakaan lalu lintas, Polri juga mengantisipasi meningkatnya kriminalitas, mulai dari kriminalitas jalanan hingga yang berhubungan dengan faktor ekonomi. Untuk itu, Badrodin akan menempatkan beberapa personel di tempat-tempat keramaian dan mengimbau masyarakat tetap waspada.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *