by

Imam Wahyudi dan Subeno Menghangat – Jabatan Sekda Purbalingga Akan Dilelang

-Uncategorized-87 views

1517602_10201332629954783_1086694237405725585_n

 

Bupati Purbalingga H.Tasdi, SH.,MM menginginkan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga dari kalangan birokrat tulen. Pengisian jabatan Sekda rencananya dilakukan pada bulan Agustus tahun ini dan akan menggunakan sistem lelang jabatan.

Ketika disinggung figure yang dianggap cocok, Tasdi secara diplomatis mengatakan akan melakukan lelang secara terbuka. Dia juga sependapat bahwa pejabat yang menduduki jabatan Sekda haruslah figure yang bisa menjembatani antara eksekutif dan legislative.

“Saya ini adalah politisi, maka saya menginginkan Sekda yang birokrat tulen,’ tegasnya.

Tasdi menegaskan, segera akan melakukan pengisian jabatan Sekda. Mengenai waktunya, dia memprediksi pengisian akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. Sebelum melakukan perombakan dan pergeseran Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di lingkungan Pemkab, dia akan mengisi jabatan Sekda terlebih dahulu.

“Karena Sekda merupakan pejabat tertinggi di lingkungan PNS. Sebelum jajaran dibawahnya diisi, maka Sekda diisi terlebih dahulu,” ungkapnya.

Tasdi menambahkan tantangan yang diemban oleh Sekda sangat berat. Terutama untuk membawa agar PNS bisa benar-benar menjadi aparatur yang memiliki kinerja yang baik. Mengenai sejumlah nama yang disebut-sebut, Tasdi mengatakan semua yang sudah memenuhi persyaratan berhak diusulkan. “Kita lihat saja nanti,” imbuhnya.

Bursa pengisian jabatan Sekda Purbalingga mulai menghangat. Pasalnya saat ini jabatan tersebut belum terisi. Untuk membawahi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab, ditunjuk Penjabat Sekda yang diemban oleh Kodadiyanto. Jabatan Plt Sekda tersebut akan selesai tahun ini.

Keterangan yang berhasil dihimpun lintas24.com, Minggu (10/4) menyebutkan, sejumlah nama berpeluang mengisi jabatan tersebut. Diantaranya adalah Imam Wahyudi (Kepala Bapermasdes) dan Subeno (Kepala Dinbudparpora), Kodadiyanto, Wahyu Kontardi (Penjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah), Ngudiarto SH (Kepala Dinsosnakertrans),

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga menjelaskan, pengisian jabatan Sekda merupakan wewenang bupati. Namun terkait pengisian memang harus berkonsultasi dengan Gubernur.

Mengenai siapa figur yang cocok menduduki jabatan tersebut, Tongat mengatakan yang terpenting figur itu bisa menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran PNS dan juga dengan pihak luar. Ketika disinggung nama-nama yang muncul, dia enggan memberikan jawaban siapa yang berpeluang besar.

“Kita lihat saja nanti,” ujarnya diplomatis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *