by

Dinhub Banyumas Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Jalan Sultan Agung

-Uncategorized-54 views

Paska amblasnya ruas Jalan Sultan Agung tepatnya mulai dari perempatan Karangnanas sampai Pertigaan di Karangrau sedalam 4 meter. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas menutup arus lalu lintas yang biasanya melalui jalan itu.

“Untuk penanganan sementara, dari kami menutup jalan dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Untuk roda empat kita siapkan rekayasa lalu lintas,” kata Kasi Manajemen Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishub Banyumas, Arif Akhmadi,Kamis (25 April 2019).

Ia menjelaskan, bagi kendaraan roda empat yang hendak melintas melalui jalur tersebut, akan diarahkan untuk menggunakan lajur Jalan Gerilya baik dari arah timur maupun barat. Begitu juga dengan, angkutan bus yang berangkat dari Terminal Purwokerto ke arah timur, tidak lagi melewati Jalan Sultan Agung, tetapi dari pintu keluar terminal memutar ke arah utara dan melewati Jalan Gerilya.

Sedangkan untuk uji kir, yang letaknya tak jauh dari lokasi longsoran, kata dia, tetap membuka pelayanan dan ada petugas yang ditempatkan di titik barikade, agar jika ada angkutan yang hendak melakukan pengujian, petugas akan membuka. “Namun, hanya bisa melalui arah barat, soalnya titik longsor itu berada di bagian timur uji kir. Sehingga kendaraan, masih bisa masuk tempat uji melalui bagian timur,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Ahmad Taufik mengatakan, setelah mendengar informasi tersebut, pihaknya langsung mengecek ke lokasi dan segera melakukan perbaikan jalan kabupaten tersebut. “Hari ini, kita langsung gali dan nantinya tinggal dipasang dan kemudian dicor,” katanya. Menurutnya, untuk pengerjaan perbaikan ini DPU memperkirakan butuh waktu sekitar dua hari, karena tinggal memasang yang baru.

Penyebab jalan amblas tepat di tengah-tengah ruas jalan yang menghubungkan Kota Purwokerto dengan Sokaraja karena di bawahnya merupakan saluran air dan terdapat gorong-gorong dan dimungkinkan saluran air tersebut pecah. Ditambah dengan curah hujan yang mengguyur Purwokerto sngat deras pada Selasa (23/4) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *