by

Dindikbud Kabupaten Purbalingga Sosialisasikan Program Zona Integritas.

-Uncategorized-73 views

Tunjangan Profesi  guru merupakan pengakuan dan penghargaan atas profesionalitas guru. Tunjangan guru diberikan kepada guru dengan sertifikat pendidik. Namun, hingga saat ini proses penyaluran tunjangan profesi  guru masih sering menghadapi berbagai masalah, termasuk yang dihadapi oleh Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga sebagai penanggungjawab urusan pengelolaan tersebut.

Plt Kepala Dindikbud, Subeno mengungkapkan, Dindikbud Kabupaten Purbalingga mengusulkan program inovasi untuk melakukan perubahan itu. Sehingga dapat mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, khususnya untuk dapat memastikan validitas data yang masuk  ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik)

“Saya sengat senang, teman-teman di Dindikbud mempunyai usulan seperti ini. Saya ingin ini bukan hanya sekedar jargon saja. Karena, tujuan proyek  perubahan  ini  adalah  terciptanya  tertib administrasi dan penatausahaan data tenaga pendidik dalam pengelolaan keuangan penyaluran tunjangan guru yang akuntabel dan  transparan,”ungkap Subeno dalam acara sosialisasi Program Zona Integritas di  aula Jendral Soedirman Dindikbud Purbalingga, Senin (1 April 2019)

Dalam sosialisasi yang bertajuk Zona Integritas Dalam Pengelolaan Penyaluran Tunjangan Profesi Guru pada Dindikbud Kabupaten Purbalingga yang diikuti oleh para Kepala SD Negeri, SMP Negeri dan Guru  serta Koordinator Wilayah Kecamatan se-Kabupaten Purbalingga.  Subeno kembali menegaskan, dalam rangka  mengakselerasi pencapaian pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel maka instansi pemerintah daerah sangat perlu  untuk  membangun “Zona lntegritas” yang dapat menjadi percontohan penerapan pada unit-unit kerja lainnya.

“Zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi atau unit pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan  WilayahBebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi khususnya  dalam  pencegahan  korupsi  dan  peningkatan  kualitas pelayan publik,”ungkapnya

Subeno menambahkan, tujuan jangka pendek terlaksananya penerapan Zona lntegritas dalam pengelolaan penyaluran Tunjangan Profesi Guru pada 2  Korwilcam Dindikbud, jangka menengahnya pada 4 Korwicam selanjutnya untuk jangka panjang seluruh korwilcam sudah melaksanakan zona integritas ini.

“Untuk tahap pertama ini, kami memberikan motivasi membangun komitmen mengatasi masalah memberdayakan potensi dan SDM, meningkatakan pelayanan  dan menegakkan  keiuiuran dalam berorganisasi dengan  berfikir positif,”ungkapnya.

Subeno menyakini, zona integritas akan dapat di bangun dan WBK bisa terlaksana, apabila ketika semua orang yang mulai berfikir, berkata dan bertindak tidak koruptif. Sangat penting bagi semua orang harus bertindak secara professional karena tugas.

“Saya tidak sepakat dengan budaya rikuh pekewuh. Kita harus bisa menghilangkan budaya itu,  bukan hanya meminta namun jangan mau menerima. Kita harus berani menolak. Saya dulu pernah mengalami, ada teman yang persoalan tidak selesai-selesai, ketika sudah selesai, Dia memberikan amplop. Saya tolak dan Saya jawab sudah cukup, berikan kepada orang-orang yang memerlukan, berikan kepada anak-anak yang membutuhkan. Berikutnya budaya itu tidak akan pernah terjadi lagi,”ungkapnya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *