by

Bupati Tasdi Hanya Melaunching Pengoperasian Taxi Purbalingga

-Uncategorized-55 views

Taxi 2

Keberadaan moda transportasi Taxi di Purbalingga merupakan hasil kebijakan Bupati Purbalingga terdahulu dan bukan dalam masa Pemerintahan Kabupaten Purbalingga yang sekarang.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Purbalingga Tasdi, saat melaunching pengoperasian taxi kota perwira, di Pendapa Dipokusumo, Rabu (25/5).

Dikatakan Bupati Tasdi,  wacana penambahan moda transportasi jenis taxi telah bergulir sejak  dirinya menjadi Ketua DPRD. Wacana itu uterus berkembang hingga akhirnya saat kepemimpinan Bupati Heru Sudjatmoko dan diteruskan oleh Bupati Sukento Ridho Marhaendrianto, wacana beroperasinya taxi di Purbalingga mendapat kepastian.

“Saya tinggal melaunching saja. Prosesnya dari A sampai Z telah dilakukan sebelumnya. Saya berharap kehadiran armada taxi dapat meningkatkan pelayanan transportasi bagi rakyat Purbalingga. Itu yang terpenting,” katanya.

Bupati Tasdi menjelaskan, keberadaan taxi tidak masalah asalkan nantinya dapat bersinergi dengan moda angkutan yang lain. Intinya, keberadaan taxi harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk mendukung program pemerintah seperti pariwisata dan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Yonathan Eko Nugroho menuturkan. Operasionalisasi taxi di Purbalingga sementara ini di kelola oleh dua koperasi yakni Koperasi Angkutan Jalan Raya (Kopajar) sebanyak 15 unit kendaraan dan 7 unit oleh KUD Margo Mulyo Mrebet masih dalam proses pengajuan ijin di Provinsi Jawa Jengah.

“Karena ini perintis, jadi sementara ini kita menyesuaikan dengan situasi di lapangan. Kita operasikan secara terbatas dan nantinya akan dilakukan penambahan secara bertahap,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Purbalingga AKBP Agus Setiawan Heru Purnomo bersama Kasatlantas Iptu Riyatnadi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *