by

35 Anak Jalanan Diwisuda

-Uncategorized-98 views

DSC01301

PURBALINGGA – Sebanyak 35 anak jalanan dinyatakan lulus, Senin (1/6) setelah menjalani pendidikan keterampilan dan pembinaan sosial. Mereka nantinya diharapkan tidak lagi mengarah ke kegiatan rawan penyakit sosial seperti meminta-minta atau mengamen.

Kepala Seksi Pembinaan dan Rehabilitas Sosial DInas Sosial tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sugiyono menjelaskan mereka sebelumnya menjalani pendidikan keterampilan di LPK Perwira. Ia menerangkan program pemberian keterampilan ini berasal dari Pemprov Jateng.

“Mereka pada dasarnya tidak mesti memang anak jalanan, tapi memang pemuda-pemuda yang aktifitas kesehariannya mengarah ke rawan penyakit sosial. Misalnya drop out sekolah, menganggur, tongkrongan tidak jelas. Ada juga yang memang suka tongkrongan di GOR dan suka memintai uang kepada orang pacaran,” kata SUgiyono saat ditemui Harmas, Rabu (3/6).

Mereka menjalani pendidikan keterampilan selama 35 hari. Semuanya memilih pada minat keterampilan perbengkelan. Berdasarkan data yang didapat, mereka berasal dari Kecamatan pengadegan, Kejobong, Bukateja, Kemangkon. Semuanya berjenis kelamin laki-laki dan berumur antara 14 sampai 18 tahun.

Sebelumnnya mereka didata dan diusulkan oleh perangkat desa setempat. Ada juga yang diusulkan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Awalnya mereka diberikan pembinaan agar mengikuti program ini. Tanggal 15 Mei 2015 lalu, mereka mulai menjalani pendidikan di LPK perwira.

“Tidak hanya pemberian keterampilan saja, akan tetapi kami dan dari Pemprov memberikan pembinaan sosial. Harapannya setelah lulus ini, mereka ada perubahan sikap, salah satunya yaitu andhap asor kepada orang yang lebih tua. Membentuk sikap yang sesuai nilai-nilai yang diterima masyarakat,” katanya.

Setelah diwisuda, oleh pemprov mereka juga ditawari untuk mengikuti pendidikan keterampilan dan sosial lanjutan di Balai Rehabilitasi Sosial Dharma Putra Purworejo. “Sebenarnya ini banyak yang minat, namun kadang terkendala orang tua yang tidak menghendakinya. Padahal di Dharma Putra Purworejo mereka bisa mendalami keterampilan yang dimiliki serta ada penanaman pendidikan sosial untuk mereka,” katanya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *