by

Update Kasus Covid-19 di Indonesia Rabu (24 Juni 2020): Tambah 1.113 Total Ada 49.009 Kasus

-Dunia, Update-dibaca 2.08Rb kali | Dibagikan 40 Kali

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto memaparkan, masih adanya penularan virus corona menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah hingga saat ini. Berdasarkan data yang masuk hingga pukul 12.00 WIB, ada 1.113 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Ia mengungkapkan, semua provinsi atau 34 provinsi di Indonesia saat ini sudah mencatat adanya kasus Covid-19. Secara khusus, sudah ada 443 kabupaten/kota yang terdampak dari 34 provinsi. Angka ini bertambah satu daerah ketimbang data kemarin. Selain itu, saat ini ada 36.648 orang yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Kemudian, ada 13.069 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Penambahan itu menyebabkan kini ada 49.009 kasus Covid-19 di Tanah Air, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020. Informasi ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam dari Graha BNPB pada.

“Kami mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.113 orang, sehingga totalnya sebanyak 49.009 orang,” tutur Yurianto konferensi pers diGraha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Rabu sore (24 Juni 2020)

Ia merinci, sebanyak 1.113 kasus baru yang didapatkan hari ini diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap 21.233 spesimen dalam periode yang sama. Adapun, total sudah ada pemeriksaan 689.452 spesimen dari 413.919 orang yang diambil sampelnya.

“Ini berarti satu orang bisa diambil spesimennya lebih dari sekali,” ungkapnya.

Selain itu, Yurianto juga memaparkan daerah dengan penambahan kasus baru tertinggi. Pada periode ini, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan kasus baru terbanyak dengan 183 pasien. Berikutnya ada DKI Jakarta dengan 157 pasien, Sulawesi Selatan dengan 132 pasien, Maluku Utara dengan 95 pasien, dan Kalimantan Selatan dengan 90 pasien. Data juga memperlihatkan bahwa ada 417 pasien Covid-19 yang sembuh dalam periode yang sama. Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali dinyatakan negatif virus corona berdasarkan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

“Dengan demikian, kini ada 19.658 pasien Covid-19 yang sudah dianggap sembuh setelah sempat terinfeksi virus corona,” ungkapnya.

Selanjutnya ungkap Achmad Yurianto, data pasien meninggal dunia Namun, masih ada kabar duka yang disampaikan Yurianto dengan masih adanya pasien meninggal setelah sebelumnya terpapar Covid-19. Ada 38 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam periode 23 – 24 Juni 2020.

“Sehingga totalnya menjadi 2.573 orang,” ujar Achmad Yurianto.

 

 

Comment

Berita Lainnya