Umat Islam di Purbalingga Shalat Istisqa Memohon Turun Hujan

By: On: Dibaca: dibaca 56.96Rbx
Umat Islam di Purbalingga Shalat Istisqa Memohon Turun Hujan

Umat Islam di Kabupaten Purbalingga menggelar Shalat Istisqa, di alun-alun Purbalingga, Jumat pagi (27 September 2019). Menjadi Khotib Shalat Istisqa, KH Roghib Abdurohman dan Imam shalat KH Muzni Tanwir yang membacakan Surat Al-ala dan Surat Al-ghosiyah. Permohonan agar Allah menurunkan hujan ini juga dilaksanakan serentak di 18 wilayah kecamatan se Purbalingga.

Khotib Shalat Istisqa, KH Roghib Abdurohman menuturkan, kemarau berkepanjangan yang melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia, bisa jadi merupakan teguran tuhan. Karenanya, semua warga, khususnya umat Islam diminta agar muhasabah (mawas diri).

“Di Indonesia, warga bebas menjalankan ibadah. Selalu ada jamaah salat di masjid-masjid. Tapi maksiyat juga masih marak di negeri ini,” tuturnya dihadapan 5 ribu jamaah

Selain maksiyat yang masih banyak terjadi tuturnya, masih banyak umat Islam yang mengabaikan rukun Islam keempat, yakni menunaikan zakat.Padahal zakat berfungsi untuk membersihkan harta yang diperoleh.

“Mari kita perbanyak istighfar, memohon ampunan kepada Allah,” ujar Roghib.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyebutkan, kemarau selama hampir setahun mengakibatkan krisis air bersih bagi warga. Pemkab pun harus mengirim ratusan ribu liter air berih untuk warga di kawasan terdampak kekeringan.

“Dengan salat istisqo  bersama ribuan warga Purbalingga, kami berharap Allah segera menurunkan hujan di Purbalingga,” ujarnya.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!