Uang Patungan Wujudkan Peri Cantik Karang Kitri

By: On: Dibaca: dibaca 4.43Rbx
Uang Patungan Wujudkan Peri Cantik Karang Kitri

 

Terobosan Kreatif Warga Kelurahan Manguharjo

 

Warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun boleh berbangga. Kelurahan di tengah kota itu memiliki semua unsur kelurahan sehat. Mulai kebersihan hingga pemenuhan lingkungan hijau.

Yang tak kalah menarik, kesadaran warga setempat akan kebersihan dan kesehatan lingkungan cukup besar. Tak salah jika kelurahan setempat dinobatkan sebagai kelurahan siaga aktif tingkat provinsi pertengahan Oktober lalu.

Ketua Kelompok Siaga Kelurahan Manguharjo, Hery Sulistiyono  menjabarkan, predikat kelurahan siaga aktif bukan didapat dengan mudah. Beberapa upaya dilakukan sejak setahun terakhir. Warga mengupayakan pos kesehatan terpadu penyakit tidak menular, tanaman hidroponik, pemanfaatan halaman dengan tanaman holtikultura dan sayuran, hingga kampung ramah dengan pemanfaatan gas metan dari sampah.

“Kesehatan merupakan kebutuhan. Alhamdulillah, kesadaran warga cukup besar akan itu, makanya mudah digerakkan. Anak-anak kita dorong turut berperan dengan membentuk polisi cilik kesehatan (polcilkes). Mereka bertugas menegur orang dewasa yang merokok dalam rumah, “  tutur  Hery Sulistiyono.

Dibidang ekonomi lanjut Hery, warga perempuan membentuk peri cantik. Yakni, perempuan inspiratif cerdas dan inovatif. Usaha yang dikerjakan beragam. Di antaranya, keripik kentang, sambal siap saji dengan berbagai varian, pecel, hingga aneka minuman berbahan alami. Mereka yang sudah lansia plus juga tidak mau kalah. Lansia di atas 70 tahun tergabung dalam kelompok Ulam Sari. Yaitu, usaha lansia sejahtera mandiri. Mereka membuat jahe instan dan keset.

“Prinsipnya kami memberdayakan semua warga. Mulai anak-anak hingga lansia,“ ungkapnya sembari menyebut peran pemerintah cukup besar mendorong warga.

Hery Sulistiyono menjelaskan, setiap kegiatan kami beri istilah agar lebih menarik. Ini juga untuk menarik perhatian warga lain, misalnya menyebut karang kitri istilah program pemanfaatan halaman rumah warga.

Warga kelurahan Manguharjo juga aktif dalam posyandu balita dan lansia. Kegiatan rutin minimal sebulan sekali. Pun, administrasi kegiatannya juga lengkap. Sedang, untuk lansia dilakukan kegiatan senam dan cek kesehatan rutin. Para lansia ini juga mengelar outbond. Uniknya, kegiatan dibiayai secara mandiri dari hasil patungan.

“Warga kompak sekali. Mereka yang lebih muda membuat imbauan tentang kesehatan melalui mural. Seperti yang terlihat di gang punden Jalan Gajah Mada. Jalan dan dinding rumah warga kini penuh warna-warni. Indah namun sarat pesan kesehatan,” ungkap Hery

Lurah Manguharjo Hartanto menyebut kesadaran warga luar biasa. Dorongan yang diberikan pemerintah tidak akan berarti tanpa tindak lanjut masyarakat. Bukan hanya lomba siaga, Kelurahan Manguharjo juga juara lomba gotong royong beberapa bulan sebelumnya. Ke depan pihaknya bersiap mengikuti lomba go green.

“Tanpa peran serta semua unsur masyarakat, mustahil dapat terwujud, “ ungkapnya sembari menyebut gerakan bersama masyarakat menuju Manguharjo sehat dan bersih (Gebrak Mahatsih) nama program kerjanya.(dian mulyawati)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!