TMMD Reguler ke -101 Tahun 2018 Kodim 0702/ Purbalingga Digelontor Rp 1,073 Miliar

By: On: Dibaca: 19,577x
TMMD  Reguler ke -101 Tahun 2018 Kodim 0702/ Purbalingga Digelontor Rp 1,073 Miliar

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -101 tahun 2018 di Kodim 0702/ Purbalingga akan menghabiskan anggaran Rp 1,073 miliar.

Komandan Korem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Kav Dani Wardhana yang mewakili Pangdam IV/Diponegoro menuturkan, TMMD merupakan program reguler Mabes TNI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari hingga 3 Mei 2018, rencananya akan menghabiskan anggaran hingga Rp 1,073 miliar yang berasal dari Mabes TNI Rp 323 juta, APBD Provinsi Jateng Rp 160 juta dan APBD Kabupaten Purbalingga Rp 590 juta,”ungkapnya usai upacara pembukaan TMMD Reguler ke 101, di lapangan Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu, Rabu (4 April 2018).

Kolonel Kav Dani Wardhana menjelaskan, dalam pelaksanaan TMMD Reguler di kabupaten Purbalingga, lanjut Danrem, pihaknya menerjunkan 150 personil yang dibantu masyarakat tiap hari bergotong royong sebanyak 50 orang secara bergantian.

“TNI bersama rakyat dan pemerintah daerah membangun masyarakat untuk lebih sejahtera. Ini dibuktikan dengan membangun insfrastruktur jalan dan sarana prasarana lainnya. Seluruhnya untuk rakyat,” katanya.

Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Andi Bagu DA menambahkan, jajaran TNI di Kodim 0702/ Purbalingga membuka akses jalan di Kecamatan Karangjambu yang merupakan kecamatan yang terisolir. Program  itu masuk dalam rangkaian kegiatan.

“Kami melakukan pembangunan  jalan makadam sepanjang 1.975 meter yang menghubungkan Kecamatan Karangjambu dengan Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar,” kata,

Selain itu, lanjut Letkol Inf Andi Bagu DA, TMMD juga melaksanakan pembangunan Gorong-Gorong volume 0,40 x 7 meter ( dua buah), Pembangunan talut volume 30 x 2 meter dan pembangunan pagar SMP N 1 Karangjambu 25×2 meter.

“Pihaknya juga melakukan kegiatan non fisik berupa penyuluhan mental ideologi, kesadaran berbangsa dan bernegara, penyuluhan bidang kesejahteraan rakyat, dan penyuluhan bidang pertanian,”ungkapnya.

Pelaksana Tugas Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko saat membuka kegiatan mengatakan TMMD diharapkan  mampu memperkuat infrastruktur di daerah pedesaan. Di samping juga untuk membangun peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa. “Yang dibangun antara lain prasarana jalan, supaya mobilitas mereka mudah. Supaya pertaniannya maju dan saat panen mengangkutnya juga mudah,” ujarnya.

Selain prasarana fisik lanjut Heru Sudjatmoko, TMMD juga memberikan berbagai macam edukasi menyangkut cinta tanah air, bela negara, maupun konsep dan penerapan Bhinneka Tunggal Ika, Berbeda-beda tetapi tetap harus bersatu.

“Dengan kata lain, melalui TMMD kita juga memupuk kebersamaan, kegotongroyongan, senasib sepenanggungan serta persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Bupati Purbalingga Tasdi menyampaikan pihaknya  sangat mendukung adanya TMMD baik reguler maupun sengkuyung. Pihaknya senantiasa memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan TMMD, baik pendanaan, pengerahan masyarakat maupun fasilitasi sarana prasarana lainnya.

“Untuk TMMD Reguler ini Pemkab Purbalingga menggelontoran anggaran Rp 590 juta,” imbuhnya.(yoga tri cahyono)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!