TMMD di Purbalingga Telan Anggaran Rp 635 Juta

By: On: Dibaca: 4,616x
TMMD di Purbalingga Telan Anggaran Rp 635 Juta

Bangun Jalan Antar Kecamatan

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap ll Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun Anggaran 2019 di Desa Karangmalang Kecamatan Bobotsari, dianggarkan Rp 635 juta. Anggaran itu terinci, dari  APBD I Provinsi Jawa Tengah Jateng Rp 265.000.000 dan APBD II Kabupaten Purbalingga Rp 370.000.000 hingga total Rp 635.000.000.

TMMD yang dibuka pada Selasa (9/7) di lapangan desa setempat memiliki sasaran utama pembangunan jalan baru sepanjang 1.000 meter dan didukung personil dari SST Kodim 0702/Pbg 40 orang, Tim Tibmas Polres Purbalingga 2 orang, Dinpermasdes 1 orang, Bapelitbangda 1 orang, tim Tehnis DPUPR 1 orang dan masyarakat  50 orang.

Sesuai laporan Pjs Pasi Ter Kodim 0702/Purbalingga, Letda Inf Suryono selaku perwira proyek. Jalan tersebut menghubungkan dua dukuh (dusun) terpencil, yakni Dukuh Pulasari dan Dukuh Buyar. Tak hanya itu, adanya jalan tembus itu sekaligus menghubungkan dengan Dukuh Beji Desa Banjarkerta yang berada di Kecamatan Karanganyar.

“Sasaran fisik lainnya adalah pembuatan makadam dengan volume L 4 meter x P 1.000 meter dan juga pembuatan gorong-gorong dengan volume 0,40 meter x 6 meter sejumlah 3 unit,”ungkapnya.

Selain sasaran fisik imbuhnya, TMMD juga memiliki sasaran nonfisik. Meliputi penyuluhan bidang mental ideologi, bidang kesadaran Berbangsa dan Bernegara, bidang Kamtibmas, bidang kesejahteraan masyarakat dan penyuluhan bidang Pertanian dengan waktu pelaksanaan selama 30 hari dimulai tanggal 10 Juli sampai dengan 8 Agustus 2019.

“Kemanfaatan yang akan diperoleh antara lain membuka jalan alternatif, memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan peran aktif masyarakat serta meningkatkan kesadaran bela negara dan cinta tanah air,” jelasnya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM yang memimpin upacara pembukaan menyampaikan, kegiatan TMMD merupakan suatu momentum yang sangat strategis. Yaitu sebagai wahana untuk meningkatkan kemanunggalan Pemkab Purbalingga, jajaran TNI beserta seluruh masyarakat.

Selain itu sebagai sarana untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan, kegotongroyongan dan keswadayaan dalam masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dia juga mengakui, adanya sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik.

“Melalui TMMD juga telah banyak rakyat desa yang semakin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya, masyarakat desa makin terpacu berkreasi dan memiliki prakarsa untuk ikut terlibat dalam memajukan pembangunan,”ungkapnya

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!