by

Tingkatkan Populasi Ternak Sapi, Dirjen PKH Sosialisasi SPR di Purbalingga.

-Bisnis-dibaca 111.77Rb kali | Dibagikan 19 Kali

Dalam rangka meningkatkan populasi ternak sapi potong, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian membuat program Sentra Peternakan Rakyat (SPR). Pembentukan SPR ini pada awalnya minimal memiliki populasi sapi betina indukan produktif 1000 ekor di satu kawasan.

Sentra petenakan rakyat ini merupakan pusat pertumbuhan komoditas peternakan dalam suatu kawasan yang dikelola dengan model sekolah peternakan rakyat. Dalam satu SPR setidaknya dapat diusahakan oleh 500 peternak, ujar drh Abdul Karnain dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, saat sosialisasi dan workshop pembentukan sentra peternakan rakyat di Purbalingga, Selasa (8/9).

Menurut Abdul Karnain, dengan potensi ternak yang dimiliki, para peternak di Purbalingga memiliki kesempatan untuk membentuk PSR. Karena dengan adanya PSR ini, pemerintah akan memberikan bantuan dalam bentuk sarana infrastruktur, misalnya Puskeswan beserta tenaga dokternya. Untuk pembinaan juga akan ditunjuk orang yang menguasai tentang bisnis sapi, mulai dari pembibitan, pemelihatraan pakan dan kesehatan sampai penualan sapi hasil pembibitan.

Pemkab harus membentuk SPR yang dideklarasikan oleh gugus perwakilan petani ternak dan disaksikan oleh bupati atau DPRD. SPR juga wajib didampingi oleh perguruan tinggi atau litbang dan dilaporkan kepada Dirjen PKH, tambahnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakan) Purbalingga Sediyono menyambut baik adanya program SPR tersebut. Menurut Sediyono, setiap kabupaten harus ada penetapan sentra peternakan rakyat agar bisa mendapat kucuran kegiatan dari kementerian pertanian.

Purbalingga baru kali ini mendapat sosialisasi. Setelah ini kita akan segera wujudkan pola SPR ini, karena kedepan fasilitasi pemerintah hanya pada kelompok atau organisasi yang berbadan hukum. Kalau tidak begitu tidak akan terfasilitasi. Kasihan peternak kita, katanya.

Dikatakan Sediyono, potensi peternakan di kabupaten Purbalingga memungkinkan untuk dibentuk sedikitnya empat kawasan Sentra Peternakan Rakyat. Saat ini populasi ternak sapi di kabupaten Purbalingga mencapai 13 ribu ekor.

Ini program yang harus disambut oleh para peternak. Sehingga kesejahteraanya dapat makin meningkat, tandasnya.

Sosialisasi dan workshop pembentukan SPR diselenggarakan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Acara ini diikuti oleh perwakilan peternak sapi yang tersebar di wilayah kabupaten Purbalingga dan SKPD Dinas Peternakan dari kabupaten tetangga.

Sosialisasi juga menghadirkan dua narasumber dari perguruan tinggi yakni Vitri Mastuti Widi PhD dari Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada dan Prof Dr Ir Akhmad Sodiq MSc agr, dari Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

Comment

Berita Lainnya