Tingkat Partisipasi Pemilih Purbalingga Menurun, Tahun 2020 Diharapkan Meningkat

By: On: Dibaca: dibaca 38.80Rbx
Tingkat Partisipasi Pemilih Purbalingga Menurun, Tahun 2020 Diharapkan Meningkat

Angka partisipasi masyarakat selama terselanggaranya  Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Purbalingga di Purbalingga mengalami penurunan. Hasil Penyelengaraan Pemilu tahun 2005 angka partisipasi mencapai 72%, kemudian menurun di tahun 2010 menjadi 66%, dan tahun 2015 lalu hanya 60%.

“Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk bisa mensosialisasikan pilkada kepada masyarakat agar mampu meningkatkan angka partisipasi masyarakat,” tutur Bupati Purbalaingga Dyah Hayuning Pratiwi saat membuka acara Launching Pemilihan Bupati Wakil Bupati Purbalingga 2020, di Gedung Sarwa Guna, Selasa (10 Desember 2019).

Oleh karena itu lanjut Bupati Purbalaingga Dyah Hayuning Pratiwi, dalam pelaksanaan pemilihan bupati wakil -bupati Purbalingga tahun 2020 mendatang diharapkan ada peningkatan tingkat partisipasi pemilih.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Purbalingga untuk bisa mensukseskan kegiatan kontestasi politik pilkada pemilihan bupati-wakil bupati di tahun 2020 khususnya sukses secara partisipatif. Karena dari sejarah pilkada,” kata Bupati Tiwi.

Untuk pendanaan pelaksanaan pemilu lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah memenuhi instruksi dari Mendagri agar menyisihkan sebagian anggaran dari APBD 2020 untuk dihibahkan kepada penyelenggara pemilu.

“Jumlah dana hibah hampir Rp 43 miliar untuk penyelenggara pemilu baik KPU, Bawaslu maupun kegiatan-kegiatan pengamanan. Anggaran ini diharapkan dimanfaatkan dengan baik oleh penyelenggara pemilu agar mampu mewujudkan Pilkada Purbalingga yang bermartabat dan berintegritas,” tuturnya.

Komisioner KPU Jawa Tengah, Ruslim Aisah mengatakan, pemilihan bupati-wakil bupati Purbalingga akan diselenggarakan pada 23 September 2020. Dalam penyelenggaraanya diharapkan mengedepankan prinsip 3S, yakni sukses, selamat dan sejahtera.

“Sukses berarti penyelenggaraanya berjalan lancar dan menghasilkan bupati-wakil bupati terpilih, Selamat mengandung arti pelaksanaan pilkada berjalan aman, tidak ada kerusuhan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan sejahtera merupakan hasil akhir dimana bupati-wakil bupati terpilih mampu membawa kesejahteraan bagi warga masyarakatnya,” tutur Ruslim

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!