by

Tim URC Satlantas Polresta Banyumas dan Polsek Sokaraja Gulung Pebalap Liar di Sokaraja

-kriminal, Update-dibaca 2.23Rb kali | Dibagikan 25 Kali

Unit Reaksi Cepat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, merazia puluhan sepeda motor. Kegiatan ini  dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19  sekaligus mengantisipasi balap liar.

Kapolresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Whisnu Caraka didampingi Kepala Satlantas, Komisaris Polisi Davis Busin Siswara menuturkan, patroli humanis untuk mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan balap liar agar segera pulang sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

“Kendati demikian, Tim URC Satlantas dan Polsek Sokaraja tetap mengamankan sepeda motor untuk balap liar di Jalan Soeparjo Rustam, Sokaraja, Banyumas itu. Ada sebanyak 21 sepeda motor yang diamankan petugas. Kami juga mengamankan 17 orang yang terdiri atas 15 laki-laki dan dua perempuan. Mereka berasal dari Purbalingga, Rawalo, dan Berkoh,” tuturnya kepada cyber media lintas24.com

Ia menambahkan, pihaknya memberikan tindakan langsung (tilang) terhadap pengendara yang akan melakukan balap liar. Sebanyak  21 sepeda motor yang diamankan petugas saat ini berada di Polsek Sokaraja sebanyak 13 unit dan Urusan Tilang Satlantas Polresta Banyumas delapan unit. Setelah didata, para pengendaranya diminta untuk pulang, sedangkan sepeda motornya diamankan karena tidak dilengkapi dengan pelat nomor atau surat-surat kendaraan.

“Beberapa di antaranya dicurigai sebagai hasil curian. Kendaraan yang lain belum ditilang karena ditinggal pemiliknya dan masuk Sungai Pelus,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus menggelar razia tersebut karena selain untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan adanya kerumunan, juga dalam rangka memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

“Selain berbahaya bagi pengendaranya, balap liar juga membahayakan pengguna jalan yang lain,” katanya menegaskan.

 

 

Comment

Berita Lainnya