by

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalikabong Bubarkan Pesta Miras

Belasan remaja kepergok oleh tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, tengah asyik berkumpul sambil pesta minuman\ keras (miras), Minggu dini hari (19 April 2020).

“Kami sangat perihatin, di tengah pandemi Korona saat ini, masih ada sekelompok orang yang kurang peduli dengan kondisi tersebut,” ungkap anggota Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, Kelurahan Kalikabong, Lukman Setiyo kepada cyber media lintas24.com

Iamenjelaskan, sebelumnya tim sering mendapat informasi dari warga bila di jalur perbatasan Kalikabong-Grecol sering digunakan untuk pesta miras sekelompok remaja. Tepatnya di tepi jalan selatan pabrik bulu mata palsu. Sebab di tempat itu kondisinya gelap saat malam.

“Kami lalu mengeceknya beberapa malam, tapi tidak ketemu. Nah, tadi malam kan malam Minggu, kami ngecek lagi. Ternyata ada belasan remaja sedang rubung-rubung,” kata Ketua Karang Taruna Medan Remaja Kelurahan Kalikabong ini.

Didatangi oleh tim Gugus Tugas, para remaja itu lalu kalang-kabut. Mereka kabur naik motor. Namun tiga dari mereka tertinggal. Akhirnya ketiganya dibawa ke posko.

“Kami mencium bau miras, ternyata mereka baru pesta miras. Ada belasan remaja, dua diantaranya gadis tapi mereka kabur,” imbuhnya.

Dari pengakuan ketiganya, mereka masih warga kelurahan setempat. Namun mereka yang kabur berasal dari wilayah lain. Setelah diberi pengarahan, ketiganya diminta untuk pulang ke rumah masing-masing.

“Kami sifatnya spontan membubarkan. Sekarang kan sedang Korona, eh malah mereka berkerumun. Sambil minum miras lagi,” imbuhnya.

Lukman menambah, tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kelurahan Kalikabong bertugas selama 24 jam. Tim terdiri atas anggota Karang Taruna, Banser, Kokam, Linmas, perwakilan RT, RW dan tokoh masyarakat. Selain untuk pencegahan penyebaran virus Korona, tim Gugus Tugas juga bertugas menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Hal ini sebagai antisipasi terjadinya tindak kriminal mengingat banyak narapidana yang dibebaskan akibat pandemi Korona.

“Beberapa waktu lalu kami juga sempat menggerebek kos-kosan. Dimana ada perempuan yang membawa laki-laki sampai tengah malam. Laki-laki itu kami minta untuk meninggalkan kosan tersebut,” katanya.

 

 

Comment

Feed Berita