Menu
Media Online Terpercaya

Tiga Perusahaan Melanggar Gerakan “Purbalingga Tiga Hari di Rumah Saja”

  • Share

Sanksi teguran lisan

Tim juga memberikan sanksi teguran lisan kepada perusahaan. Tim juga menempelkan stiker tanda pelanggaran PPKM Darurat di pintu masuk perusahaan yang berada di Jalan Letnan Yusuf. Ketika mendatangi CV Purbayasa di Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, tim juga menemukan perusahaan kayu lapis ini masih operasional.

Namun berbeda perlakukan dibandingkan sebelumnya, tim tak memberikan sanksi apa pun. Sebab, perusahaan tersebut tidak berproduksi. Dari 3 ribu lebih karyawan, hanya 80 orang yang berangkat. Terdiri dari security atau penjaga keamanan dan operator blower. Operator blower tetap berangkat, karena alat pembakaran tidak boleh berhenti. Maka hanya karyawan di bagian itu masih berangkat. Begitu juga di PT Boyang Industrial, tim tak memberikan sanksi meski ada 80 karyawan yang berangkat hari itu.

“Di Boyang ada 80 karyawan yang berangkat. Sebab, mereka sedang persiapan untuk kirim ekspor. Karyawan yang berangkat adalah yang mengangkut barang ke kontainer,” ujarnya.

Dia menjelaskan, operasi yustisi dilakukan sebagai bentuk dukungan gerakan Purbalingga 3 Hari Di Rumah Saja.

“Siang dan sore kita pantau lagi, apakan sudah memenuhi anjuran atau tidak,” lanjutnya.

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *