Tiga Kartu Sakti Jokowi Masuk APBN 2020

By: On: Dibaca: dibaca 36.53Rbx
Tiga Kartu Sakti Jokowi Masuk APBN 2020

Dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020, pemerintah akan menampung program kartu sakti Presiden Joko Widodo (Jokowi). Adapun, ketiga kartu tersebut adalah kartu Pra-Kerja, kartu Sembako Murah, dan kartu KIP-Kuliah.Tiga kartu tersebut merupakan program sebagai capres Jokowi-Maruf Amain periode 2019-2024.

“Dari mulai baseline yang kita bangun kita akan menampung prioritas seperti tadi untuk pembangunan SDM, KIP kuliah, maupun kartu pra kerja (vokasi),” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Ia menegaskan, Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) telah memimpin SKP mengenai ketersediaan anggaran dan pagu indikatif APBN 2020. Khusus untuk kartu Pra-Kerja, Sri Mulyani bilang akan dikoordinasikan dengan menteri dan pejabat terkait. Sedangkan kartu Sembako Murah, direncanakan akan dilebur menjadi satu kartu yang mampu menampung program bantuan sosial (bansos) seperti program keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Di dalam pembahasan hari ini sudah mulai diprioritaskan program-program mendesak yang akan dilakukan, akan bisa ditampung. Kartu sembako akan re-design bersama dengan PKH dan BPNT untuk bisa dibuat jadi satu kartu, agar bisa membantu masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari secara affordable,” tuturnya.

Mengenai anggarannya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku masih belum dibahas secara rinci. Pasalnya, batas waktu penyusunan APBN 2020 pun masih panjang dan harus dibahas bersama dewan perwakilan rakyat (DPR).

“Presiden tadi minta masih ada perubahan dari sisi KIP kuliah dan kartu pra kerja nanti kita lihat final nya,” ungkap dia.

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!