by

Tidak Direkomendasi Penggunaan Masker Scuba untuk Pencegahan Virus Corona. Ini Penjelasan Ikatan Dokter Indonesia

-Peristiwa, Update-dibaca 8.42Rb kali | Dibagikan 47 Kali

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan, masker scuba dan buff dinilai sebagai masker dengan satu lapisan, tipis, dan lantaran mudah ditarik ke leher, penggunaannya dirasa tidak berarti.

“Direkomendasikan masker bedah atau masker kain yang terdiri dari tiga lapisan kain katun,” ungkap Wiku Adisasmito

Ketua Tim Protokol Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indoenesia (IDI), DR dr Eka Ginanjar mengungkapkan, masker scuba termasuk masker kain yang proteksinya tidak terlalu kuat. Karena, setiap renggangan yang ditimbulkan, maka pori-pori dari masker scuba akan melebar. Hal inilah yang menyebabkan daya tapisnya akan jauh berkurang.

“Sehingga dalam kondisi yang seperti ini tidak disarankan menggunakan masker scuba karena kondisi infeksi sedang tinggi, hanya satu lapis, bisa merenggang, dan kurang ketat menutup aliran udara,” ujar Eka

Tindakan ini ditekankan pada penggunaan masker dengan benar dan sesuai yang akan memberikan perlindungan pada penggunanya dan orang lain. Singkatnya, komponen memutus rantai penularan Covid-19 yakni dengan memakai masker.

“Prinsip masker yang benar dan sesuai adalah masker yang dipakai dengan benar di situasi yang sesuai. Misalnya, dokter merawat pasien Covid-19 maka maskernya N95. Kalau di risiko tinggi ketemu, tapi tidak jelas apakah orang itu positif Covid atau tidak, maka gunakan masker beda/medis yang benar,” katanya.

Sementara, jika berada dalam lingkungan masyarkat dengan mempertahankan jaga jarak dan sirkulasi terbuka, maka dapat menggunakan masker kain. Meski tidak disarankan, bagaimana jika seseorang memakai masker scuba namun tetap menjaga jarak dengan orang lain?

Eka mengungkapkan bahwa menjaga jarak adalah tindakan penting guna menghindari diri dari droplet. Tetapi dalam kondisi sirkulasi udara tidak bagus, maka jaga jarak menjadi kurang kegunaannya.

“Sehingga, masker yang baik dan benar penting tetap dipakai. Masker scuba tidak dapat mengambil peran ini, sehingga tidak direkomendasikan untuk dipakai,” katanya

Menilik bahan yang ada pada masker scuba, Eka menambahkan bahwa kain pada masker scuba lebih mudah melar ketimbang masker kain katun. Hal ini juga menjadi salah satu masalah dari masker scuba.

Masker scuba dipakai keseharian, menilik sifat kain yang mudah melar, Eka mengatakan bahwa masker scuba tidak aman untuk digunakan secara keseharian.

“Tidak aman sebaiknya masker kain yang berlapis saja untuk keseharian. Lihat juga ya kain yang dipakai dan lapisannya. Ada juga kain yang sangat jarang pori-porinya malah lebih tidak efektif daripada scuba,” lanjut dia.

Dengan demikian, Eka mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari pemakaian masker scuba. Apabila ingin tetap dipakai, sebaiknya di-double dan dipakai dengan pas.

“Selain itu, pastikan pinggiran-pinggiran pada masker scuba menempel di wajah,” tegasnya.

Comment

Berita Lainnya