Tebing Longsor Tutup Jalan Desa Ambal Karangkobar

By: On: Dibaca: dibaca 79.65Rbx
Tebing Longsor Tutup Jalan Desa Ambal Karangkobar

Akibat hujan lebat yang terjadi di Banjarnegara kemarin, sebuah tebing setinggi 20 meter yang ada di desa Ambal Kecamatan Karangkobar longsor dan menutup jalan utama warga Desa Ambal menuju Desa Karangkobar.

Kejadian tersebut bermula ketika Rabu (15 November 2017) wilayah Karangkobar diguyur hujan, akibat tak kuat menahan derasnya air, sekitar pukul 20,00 WIB, tebing setinggi 20 meter longsor dan menutup akses utama warga.

Untuk membuka akses jalan tersebut, warga bersama jajaran TNI dari Koramil Karangkobar dan Polsek melakukan pembersihan material secara manual.

“Kami bersama warga langsung kerja bakti, sebab jalan ini merupakan akses utama warga, minimal bisa untuk dilalui warga,” kata Danramil Karangkobar Kapten Inf Bambang Apriyanto.

Menurutnya, jalur tersebut merupakan akses ekonomi warga, sehingga butuh penanganan cepat. Meski belum sempurna, jalan sudah bisa dilalui sekitar pukul 23.00 WIB. Sehingga akses perekonomian masyarakat yang umumnya petani sayuran tetap berjalan meski harus ekstra hati-hati karena sebagian material masih menutup jalan.

Kepala Desa Ambal Supriyanto mengakui jika akses tersebut sangat vital bagi warganya, kebersamaan antara warga, TNI, Polri yang sigap secara bersama membersihkan material longsoran sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih, TNI, Polisi bersama masyarakat secara bersama-sama membersihkan material dan membuka jalan yang tertimbun,” katanya.

Komandan Kodim 0704 Banjarnegara Letkol Inf Bagas Gunanto yang terjun langsung ke palangan meminta seluruh jajaran TNI untuk menyatu bersama warga dan bertindak cepat jika terjadi bencana. Hal ini harus dilakukan untuk membantu masyarakat.

“Tidak hanya di Karangkobar, bersama pemerintah kami juga meminta seluruh prajurit TNI untuk selalu siap siaga dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana. Apalagi Banjarnegara ini merupakan daerah rawan bencana,” ujarnya

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!