by

Tapka di Sekolah,  Komisi Perlindungan Anak Indonesia  Beri Saran Agar Siswa Tak Pindah Duduk Saat Sekolah

-Pendidikan, Update-dibaca 3.67Rb kali | Dibagikan 11 Kali

Seluruh sekolah di Tanah Air diminta agar menempelkan nomor absen siswa di masing-masing meja dan kursi. Tujuannya agar tidak ada anak didik bertukar tempat selama belajar guna mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengungkapkan, bila sekolah tidak menerapkan cara tersebut maka siswa-siswa berpotensi berpindah-pindah tempat duduk. Selain itu, jumlah kursi dan meja yang ada dalam suatu kelas atau ruangan juga harus dikurangi atau separuh dari jumlah anak didik.

“Karena kalau kursinya hanya disilang dan masih dalam jumlah seperti biasanya maka siswa punya kecenderungan berpindah-pindah.”KPAI melihat masih banyak meja dan kursi yang posisinya seperti sebelum pandemi hanya diberi tanda silang,” katanya.

Ia mengkhawatirkan anak didik akan saling berkomunikasi dengan sesama teman selama jarak tadi tidak diatur. Akibatnya, potensi penularan bisa terjadi di lingkungan pendidikan.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan KPAI di sejumlah daerah, sebanyak 55,56 persen sekolah belum bahkan ada yang sama sekali tidak mengatur atau mengubah posisi meja dan kursi. Artinya, masih banyak satuan pendidikan di Tanah Air yang mengatur susunan meja dan kursi persis sama seperti sebelum pandemi terjadi bahkan tidak memasang tanda silang.

“Baru 44,45 persen yang sudah melakukan penyusunan meja dan kursi seperti yang kita harapkan,” ujar dia.

 

 

 

Comment

Berita Lainnya