by

Taman KNPI Akan Disulap Jadi Kawasan Mandiri Energi

-Inspirasi-dibaca 159.13Rb kali | Dibagikan 84 Kali

Taman KNPI 08

CILACAP – Masyarakat Cilacap boleh berbangga. Sebab, sebentar lagi kabupaten ini punya landmark city yaitu air mancur yang bisa menyala di malam hari. Lokasinya di Taman KNPI, persis di sebelah selatan Alun-alun Cilacap.

Kini, pembangunan proyek tersebut sudah rampung, dan menelan dana dari Pemprov Jateng sebesar Rp 4,8 miliar.

Menurut Kabid Ketenagalistrikan pada Dinas Bina Marga SDA dan ESDM Kabupaten Cilacap Bambang Tujiatno, peresmian proyek air mancur tersebut dilaksanakan bulan Februari 2016 mendatang oleh Kapolda Jateng.

Mengapa Kapolda? Bambang mengatakan karena di taman itu ada kaitan dengan kepolisian, yakni ada taman lalu lintasnya. Juga di tempat itu dibangun ruangan untuk mengendalikan arus lalu lintas sebagai pendukung pos polisi yang ada di sekitar alun-alun.

Tentang air mancur, Bambang menjelaskan bahwa air mancur tersebut bisa diprogram menggunakan sistem computerized. “Satu nosle digunakan untuk satu pompa, dan lampunya menggunakan fiber optic,” ucapnya, Rabu (30/12).

Ditambahkan dia, pengaturan jam nyala diatur dengan timer yang ada di ruang panel karena di sana ada storing set-nya.

“Ini yang mengerjakan konsultan dari Singapura,” katanya.

Lampu juga bisa diatur dari hari, tanggal, dan tahun. Senin-Sabtu bisa diatur. Misalnya, start pukul 07.00 dan stop start pukul 09.00. Kemudian Jumat, Minggu, berbeda-beda.

Dan, untuk tahun baru kali ini jamnya di-full-kan karena akan menjadi pusat orang-orang berkumpul, dan start lampu mulai dinyalakan pukul 17.00 hingga 02.00 dini hari.

Yang menarik, di sekitar taman juga dilengkapi CCTV. Hal itu karena menyangkut komponen yang standby di sana. Dan, taman tersebut tampaknya akan dikhususkan malam hari bagi pengunjung. Sebab, siang hari akan terlihat biasa, namun pada malam hari akan terlihat lebih bagus dan indah, serta nyalanya otomatis, dan irama air mancurnya juga bisa diatur naik turun.

Konsep pembangunan air mancur di Taman KNPI agar ada ikon nasional dan Cilacap mudah dikenal.

“Ini merupakan pilot project dengan teknologi baru, dan satu-satunya di Jawa Tengah. Nantinya akan menjadi landmark city-nya Cilacap, yakni jika melirik Cilacap akan berbeda dengan kota lainnya,” tandasnya.

Ke depan, lanjutnya, di kawasan itu ada energi listrik tanpa PLN atau energi baru terbarukan, yakni tenaga surya. Pompa, lampu di sekitar alun-alun akan menggunakan mandiri energi. Sehingga rekening ke PLN akan diputus dan diganti energi baru terbarukan.

“Kawasan Taman KNPI, alun-alun, Setda, nantinya akan menjadi kawasan mandiri energi. Rekening listrik yang selama ini di atas Rp 10 juta per bulan akan dinolkan,” jelasnya.

Tidak itu saja. Untuk mendukung kawasan mandiri energi dengan ramah lingkungan, maka lampu-lampu di kawasan itu menggunakan lampu LED, yakni lampu yang ramah lingkungan.

Watt-nya kecil tapi penerangannya besar,” pungkas Bambang.

Sementara itu, dari pantauan lintas24.com, Kamis (31/12), terlihat dua orang petugas penjaga kawasan air mancur bergantian memeriksa kolam air mancur. Hal itu dilakukan karena di dalamnya terdapat banyak kabel sebagai penerang air mancur.

Mereka masuk ke kolam dengan terlebih dahulu mematikan air mancur guna meminimalkan arus listrik. Juga di sekitar kolam terpasang peringatan agar pengunjung tidak mencebur ke dalam kolam.

Pada malam hari, sekitar air mancur tampak ramai oleh pengunjung yang mengitari tepi kolam, dan banyak di antaranya ber-selfie-ria untuk mengabadikan momen yang langka tersebut.

Terlebih di jalan setapak menuju kolam, banyak anak-anak menyentuhkan tangannya di air yang keluar dari lampu warna-warni. Mereka tampak senang, sementara orangtua mereka mengabadikan momen tersebut. (estanto)

Comment

Berita Lainnya