Tahun Ini, Wajah Kota Purbalingga Bakal Semakin Menawan

By: On: Dibaca: 12,637x
Tahun Ini, Wajah Kota Purbalingga Bakal Semakin Menawan

Benahi Fasilitas Publik

Meski misi kabupaten Purbalingga salah satunya adalah membangun dari desa, namun pengembangan daerah perkotaan tak luput dari perhatian Bupati H Tasdi, SH, MM. Salah satunya terhadap pengembangan wilayah Kecamatan Purbalingga sebagai ibu kota Kabupaten Purbalingga. Berbagai kegiatan infrastruktur digelontorkan untuk melengkapi dan mengubah wajah kota Purbalingga.

“Kecamatan Purbalingga adalah ibu kota kabupaten, maka tampilan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan harus punya nilai lebih dari kecamatan lainnya,” kata Bupati Purbalingga pada kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Baiturrahim Desa Jatisaba Kecamatan Purbalingga, Selasa malam (29/5).

Sejumlah perubahan wajah kota, lanjut Bupati Tasdi, tengah dilakukan penataan seperti pemindahan kantor Kecamatan Purbalingga ke kawasan Jalan Cahyana Baru Kelurahan Penambongan dan relokasi Puskesmas Bojong ke lokasi baru di Jalan S Parman. Termasuk gedung DPRD yang sekarang ada di timur kantor Setda, tengah disiapkan pembangunan gedung baru di Jalan S. Parman. Penataan tersebut, kata Bupati, untuk meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah kecamatan Purbalingga. Di kawasan itu juga akan dibangun jalan baru menuju kantor Kecamatan yang baru, dimana diantaranya akan dibangun Gedung Kesenian dan kawasan penataan Pedagang Kaki Lima.

“Untuk yang di Jatisaba, kita ingin jalur dari depan Kodim 0702 Purbalingga ke sini (Jatisaba-red)  harus clear, makanya dilebarkan dan tengah dikerjakan. Kami mohon maaf bila warga sedikit terganggu saat melintas jalur tersebut,” katanya.

Nantinya, di jalur tersebut akan disamakan dengan jalur Jalan Jenderal Soedirman Barat dengan fasilitas lampu dan median jalan. Disamping itu bundaran Kodim juga akan dilebarkan agar akses masyarakat dapat lebih nyaman dan mendukung keindahan kota. “Bahkan nanti akan kita bangun jembatan baru antara Kelurahan Wirasana dan Kalikajar. Ini untuk memperlancar akses ekonomi warga, karena semakin hari semakin banyak aktifitas warga yang membutuhkan akses jalan. Pemerintah harus menangkap dengan cerdas dinamika pertumbuhan penduduk yang makin hari makin cepat,” jelasnya.

Tak hanya itu, untuk mendukung kelancaran transportasi, nantinya juga akan dibangun trayek baru dari RSUD Goeteng Tarunadibrata menuju Pasar Mandiri – Jalan Cahyana Baru – hingga RSIA Panti Nugroho dan kawasan Purbalingga Islamic Centre di Jalan Soekarno – Hata Kelurahan Kalikabong. “Jalan Soekarno Hatta nanti juga kita buat empat jalur dengan median jalan berhias asmaul husna,” tambahnya.

Termasuk dalam rancangan penataan kota, juga akan dibangun Gedung Olah Raga (GOR) Indoor dilengkapi fasilitas olah raga Bola Volly, Tenis Lapangan dan Bulu tangkis di Kelurahan Kembaran Kulon. Di lokasi tersebut juga dilengkapi dengan pengembangan kawasan PKL baru. “Semuanya bertujuan untuk memakmurkan dan menggerakan ekonomi masyarakat kabupaten Purbalingga,” tandasnya.

Sementara, menurut Camat Purbalingga Rahardjo Minulyo, SE kegiatan pembangunan infrastruktur di kecamatan Purbalingga meliputi lanjutan pembangunan Gedung DPRD dengan nilai Rp 9,9 miliar dan lanjutan Pembangunan Kantor Kecamatan Rp 3 miliar. “Untuk kegiatan prasarana jalan dan jembatan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp 16,8 miliar,” katanya.

Total anggaran sebanyak itu, lanjut Rahardjo, untuk revitalisasi jalan dan drainase Jalan Soedirman Timur Rp 2,7 miiliar, Pembangunan Median Jl MT Haryono Rp 1,5 miliar, kemudian Peningkatan Jalan Cahyana Baru Rp 1,5 miliar, Pembangunan akses masuk boulevard penghubung Jalan S. Parman – Cahyana Baru Rp 5,7 miliar dan Pelebaran Jalan Kopral Tanwir Rp 2,2 miliar.

Lainnya, berupa peningkatan Jalan Letnan Ahmadi, Pembangunan Jalan Patemon – Wirasana, Revitalisasi drainase Soedirman – Gringsing, Pembangunan Bundaran Kodim dan Pemeliharaan Jalan Gunung Sambeng. “Kecamatan Purbalingga juga mendapatkan dana pembangunan Program Kotaku dan PWK yang tersebar di 11 Kelurahan. Untuk program Kotaku total anggaran Rp 1,89 miliar dan PWK Rp 1,46 miliar,” jelas Rahardjo.

Ditambahkan Rahardjo, dua desa di kecamatan Purbalingga memperoleh penyaluran ADD Rp 765, 4 juta, DD sebanyak Rp 1,54 miliar dan Bantuan Gubernur Rp 110 juta.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!