Tahun 2108, Kecamatan Kemangkon Bebas BAB Sembarangan

By: On: Dibaca: 8,650x
Tahun 2108,  Kecamatan Kemangkon Bebas BAB Sembarangan

 

Untuk mewujudkan Kecamatan Kemangkon bebas buang air besar (BAB) sembarangan tahun 2018, 19 kepala desa se Kecamatan Kemangkon membubuhkan tandatangan komitmen percepatan open dedication free (ODF) Kecamatan Kemangkon 2018 dalam kegiatan pembukaan jambore kader kesehatan di lapangan desa Sumilir Kecamatan Kemangkon, Senin (12/05). Sebelum membubuhkan tandatangannya, para kepala desa membaca komitmen bersama disaksikan seluruh peserta jambore kesehatan.

Selain para kepala desa, penandatanganan komitmen juga dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan drg. Hanung Wikantono MPPM. yang hadir mewakili Bupati Purbalingga dan juga Camat Kemangkon Drs. Muh Nurhadi MM. Saat memberikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan jambore, Hanung menyampaikan apresiasi atas tekad seluruh masyarakat Kemangkon mewujudkan ODF Kecamatan Kemangkon 2018. Dalam kesempatan tersebut, Hanung juga membagikan 300 rasbangga, pemberian makanan tambahan bagi 15 anak balita dan juga 15 orang ibu hamil.

“Saya berharap, kader kesehatan mampu menjadi contoh dan menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup sehat terutama kesadaran bebas BAB sembarangan dan mampu menularkan ilmu sekaligus menginformasikan kepada masyarakat berbagai program kesehatan yang telah menjadi kebijakan pemerintah,” kata Hanung.

Menurut ketua panitia jambore kesehatan Suharno SKM. menyampaikan jambore diikuti 490 kader kesehatan yang berasal dari masing-masing desa se Kecamatan Kemangkon yaitu dari Desa Kedungbenda 31 orang, Bokol 26 orang, Pemulutan 26 orang, Majatengah 34 orang, Kedunglegok 31 orang, Kemangkon 29 orang, Panican 35 orang, Bakulan 18 orang, Karangkemiri 26 orang, Pegandekan 26 orang, Senon 21 orang, Sumilir 19 orang, Kalialang 16 orang, Karangtengah 26 orang, Gambarsari 22 orang, Muntang 22 orang, Toyareka 28 orang, Jetis 24 orang, dan Majasem 31 orang.

“Jambore ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para kader kesehatan dan juga menggali sumber daya bidang kesehatan,” kata Suharno.

Suharno menambahkan, jambore dalam rangka peningkatan sumber daya para kader kesehatan akan diisi juga dengan berbagai permainan untuk meningkatkan semangat, kemampuan memecahkan masalah, kebersamaan dan kreatifitas. Sedangkan pelaksanaan berlangsung 2 hari dari tanggal 12 Maret 2018 sampai dengan 13 Maret 2018 bertempat di lapangan desa Sumilir Kecamatan Kemangkon.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!