Tahun 2019, Panen Duku Kalikajar Hanya Berkisar 10 Persen

By: On: Dibaca: 4,515x
Tahun 2019, Panen Duku Kalikajar Hanya Berkisar 10 Persen

Di Tahun 2019 ini, panen Duku Kalikajar tidak seperti tahun sebelumnya yang bisa mencapai 100 persen. Panen Duku Kalikajar kali ini hanya berkisar 10 persen dari musim panen Tahun 2018.

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga, Lily Purwati mengatakan penurunan hasil panen pada tahun ini disebabkan karena beberapa faktor. Faktor pertama yang mempengaruhi penurunan produksi duku ini yakni sebagian besar petani duku masih menganggap duku sebagai komoditas sampingan sehingga perhatian dan pemeliharaan tanaman seperti pemupukan belum optimal.

“Hal inilah yang menyebabkan produksi turun drastis karena minimnya pasokan nutrisi yang dapat diserap oleh tanaman sehingga ketersediaan nutrisi untuk keseimbangan pertumbuhan termasuk produksi sangat terbatas,” kata Lily saat melaporkan kegiatan Panen Duku Dirangkai Bazar Duku Tahun 2019 di Desa Kalikajar, Jumat (5/4).

Ia menambahkan, upaya yang dilakukan oleh beberapa kalangan petani duku ini diantaranya dengan melaksanakan pengendalian hama penyakit dan menjaga kualitas duku dengan metode konvensional berupa brongsong

“Dinpertan Purbalingga sendiri berupaya untuk terus melestarikan dan mempromosikan Duku Kalikajar agar tetap lestari dan memiliki keunggulan teknis yang tinggi,” jelasnya.

Kepala Desa Kalikajar, Ayatno mengatakan panen Duku Kalikajar tahun ini memang menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 3000 pohon yang ada hanya kisaran 300 pohon yang berbuah atau total 1,5 ton hasil panen pada tahun ini.

“Jadi ya 10 persen buah duku yang keluar, mungkin karena faktor sering hujan dari dulu saya mengamati memang kalau intensitas hujan yang tinggi buah duku gak begitu banyak keluarnya,” kata Ayatno.

Ia bersama dengan kelompok tani duku di Desa Kalikajar terus berupaya agar hasil panen duku yang dihasilkan bisa maksimal. Hasil yang kurang baik pada tahun ini akan segera diatasi dan pihaknya bersama dengan kelompok tani duku di desa tersebut akan melakukan upaya pemeliharaan duku secara intensif.

“Upayanya ya saya memang selama ini melangkah berbarengan dengan kelompok tani duku, jadi disitu kemungkinan hasil yang kurang baik ini kelompok tani yang melangkah bareng-bareng dengan pemerintah desa,” pungkasnya.

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!