Tahun 2017 Mulai Dilaksanakan Rp 400 M untuk Pembangunan Bandara Soedirman

By: On: Dibaca: dibaca 139.80Rbx
Tahun 2017 Mulai Dilaksanakan  Rp 400 M untuk Pembangunan Bandara Soedirman

ilustrasi

 

Anggaran sebesar Rp 400 Miliar disiapkan untuk pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman yang ada di Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja, Purbalingga. Pembangunan akan dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura. Jika tidak ada aral melintang pembangunan akan dilaksanakan tahun ini dan selesai tahun 2019.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Tongat saat mendampingi Bupati Tasdi menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Rabu (11/1).

“Pembangunan tidak menggunakan dana dari APBN namun dana dari PT Angkasapura. Mereka siap melaksanakan pembangunan. Syaratnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo segera menyerahkan aset Bandara Ahmad Yani Semarang ke PT Angkasa Pura,” ujarnya.

Persyaratan tersebut menurutnya sudah tidak menjadi masalah. Tongat mengatakan jika menggunakan dana dari APBN maka pembangunan bisa memakan waktu lima tahun. Sedangkan apabila menggunakan dana dari PT Angkasa Pura maka pembangunan bisa selesai dalam dua tahun. “Sehingga tahun 2018 Bandara Jenderal Besar Soedirman bisa segera digunakan,’ katanya lagi.

Bupati Purbalingga Tasdi dalam kesempatan yang sama mengatakan, rencana pembangunan bandara Soedirman sudah digagas sejak tahun 2007 ketika masih bernama Lanud Wirasaba. Pemkab Purbalingga juga sudah menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung mulai dari jembatan hingga jalan menuju bandara.; Selain itu, pemkab juga melakukan pembebasan tanah untuk perpanjangan landasan pacu serta pembangunan pengaman areal runway. “Kami sangat berharap sekali Pemerintah Pusat akan segera bisa merealisasikan pembangunan bandara Wirasaba. Minggu depan kami dijadwalkan akan bertemu Menteri Perhubungan, dan kami atas nama masyarakat Purbalingga akan meminta realisasi pembangunan bandara Soedirman,” kata Tasdi.

Tasdi mengungkapkan, dengan direalisasikannya bandara Soedirman, maka akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Purbalingga dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya.

Sementara Komandan Pangkalan Udara Jenderal Besar Soedirman Letkol Penerbang Suparjo, ST, MM menyatakan, izin prinsip dari Mabes TNI AU untuk menjadikan bandara Soedirman sebagai bandara komersial sudah ditandatangani pada 9 September 2014.  “Dengan rencana yang sudah disiapkan sejak tahun 2007, kami sangat mendukung Lanud Soedirman menjadi bandara komersial,” imbuhnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!