Sukini Pengusaha Kripik Tempe Suka Nicky Kerja Keras Meraih Mimpi

By: On: Dibaca: 132,292x
Sukini Pengusaha Kripik Tempe Suka Nicky  Kerja Keras Meraih Mimpi

SUKINI 2

 

Kerja Keras Meraih Mimpi. Ini sebuah semboyan hidup untuk mewujudkan cita-cita. Sepenggal kalimat ini pula, yang menjadi penyemangat   dalam menjalani usahanya sebagai perajin keripik tempe. Setelah terombang-ambing dalam kegelisahan dan   krisis ekonomi (moneter). Ia tetap eksis dan bertahan hinga saat ini.

Adalah Ny Sukini (48) warga Desa Gumiwang RT 03/RW 10 Kecamatan Purwonegoro Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Ibu dua putera ini dapat dibilang sukses dan bisa keluar dari berbagai kesulitan ekonomi, sehingga usaha Kripik Tempe Suka Nicky mampu bersaing pada sat ini.

“Keberhasilan kami tidak terlepas dari peran pemerintah setempat, ikut membantu dan menjembatani usaha yang kami rintis sejak tahun 1996 lalu,” kata Ny Sukini saat berbicang-bincang dengan ELEMEN.

Namun, kunci keberhasilan usaha ini, ‘kerja keras’. “Pertama kali kami merintis, membuat seriping pisang. Waktu itu , kami dibelikan dua tandan pisang raja leh kedua orang tua kami, kemudian kjami membeli minyak goreng berikut peralatannya. Kemudian dibuat seriping. Saat itu, kami mendapat keuntungan bersih Rp 15.000. Karena keuntungannya cukup lumayan, maka kami terus berupaya meningkatkan hasil produksinya.   Alhamdulillah usaha ini berkembang. Namun, lLambat laun usaha ini mengalami kendala, diantaranya bahan baku pisang terbatas

“Kami sering mengalami kesulitan, apalagi saat ada permintaan dalam jumlah besar dari konsumen. Pisang itu, sangat sulit diadapat saat musim kemarau. Sehingga pada tahun 2006 kami mencoba membuat poduk lain yang bahan bakunya selalu ada dan mudah dicari di toko atau pasar. Yakni kripik tempe. Alhamdulillah usaha ini terjaga hingga saat ini. Nama produksi semuanya berlabel Suka Nicky,” katanya singkat.

Seiring berjalannya waktu, kami terus melakukan inovasi melihat pangsa pasar. Dari seriping pisang berinovas ke Kripik tempe, dodol buah, kripik ikan, abon ikan, kripik pare, gorga jagung. Saat ini, Sukini dibantu oleh 20 ibu-ibu warga sekitar rumah. Omzet yang semula hanya ratusan ribu kimi jutaan rupiah. Sertifikan halalpun sudah dikantonginya.

Beberapa penghargaanpun berhasil ia boyong baik tingka kabupaten maupun propinsi. Diantaranya, jura I lomba Kreasi Pangan (Tahun 2013) Tk Kabupaten Banjarnegara, Juara III IKM Pangan Aword Tk Propinsi (2013) dan dapat Nominasi IKM Pangan Aword tk Nasional di Jakarta dan di Tahun 2014 juara nasional IKM Pangan Aword , pernggunaan tepung moka dan juara III Pemangku Ketahanan Pangan Tk Jawa Tengah.

Saya Tersadar Mimpinya Terwujud

Keberhasilan Ny Sukini juga tidak terlepas dari sumbangsih, Siswanto suaminya dan dua puteranya Galih Widodo dan Gilar Imam Haryadi. Siswanto, membidangi bagian pemasaran Suka Nicky. Walaupun pemasaran masih acak namun hasil produksi Suka Nicky akan mudah dicari di toko-toko jajanan dan pasar tradisional di Karesidenan Banyumas dan sekitarnya. Kalau dulu Suka Nicky harus diantar ke pedagang, kini sebaliknya pedagang yang datang ke Suka Nicky.

“Saya sendiri baru tersadar, mungkin mimpi-mimpiku mulai terwujud?. Karena saya tidak mengira. Tenpat kami, sekarang sering menjadi tujuan para pelajar, mahasiswa, bahkan dosen dan saya diminta memberikan penjelasan kepada mereka terkait kripik tempe dan usaha lainnya. Ini sungguh diluar dugaan saya. Ini salah satu keuntungan bagi kami, bisa saling bertukar pikiran,” jelasnya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan berbasisi bisnis

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!